PERSONAL PROFIL

foto rony

Aku selalu gelisah

Terpenjara di antara tembok kuat nan kokoh

Penuh dengan sikap pasif yang membawa resah

 Tapi Aku bangkit cepat

Yakin dan percaya akan kata hati dengan mantap

Lalu melangkah sepenuh tekad

 Maka terjadilah perubahan hebat

Yang memancarkan sinar keinginan kuat

Hingga mampu menghancurkan tembok dan pintu yang rapat

 Aku pun ke luar dari penjara

Menuju maya pada, cahaya, dan semesta yang luas tak terkira

Lalu berteriak sepenuh suara

 Ini jalan ke puncak

Yang belum pernah Aku tapak

Tapi harus segera Kujejak

 Sekeras apapun omongan dari kerabat

Sehebat apa pun derita yang menghadang di tengah jalan

Atau meskipun orang-orang meragukan

Dan angin puting beliung datang melawan

Aku akan naik ke puncak awan

Meninggalkan pandangan sempit dan kerendahan

Untuk berjalan sesuai aturan Tuhan

Mewujudkan pribadi yang menawan dan berkreasi dalam kehidupan.

agustus 2019

b4e0d0f0-2149-4ddc-b99b-23e37251f02c

PERSIAPAN PDA TEST RS. SANTAMARIA

Metode Pemancangan Cerucuk Bambu

Modern Construction Technology Machine

Standard-Penetration-Test, Demo

LAPORAN SONDIR TEMPO DOELOE

Galeri Teknisk Sipil UIR mempunyai beberapa koleksi laporang sondir zaman doeloe, tabel dan grafik masih disajikan berupa tulisan tangan, ketikan dengan mesin ketik. Laporan ini secara formal digunakan secara luas pada tahun 1980 -1990 an:

86760ba1-c984-4bfa-879d-c8a1f09b2bbb

SAN 4

SAN 3 SIAK RAYA

SAN 1

SAN 5

S5 UIR

SI UIR

S4 UIR

S3 UIR

S2 UIR

HCT NORTH OFFICE DURI

Penerapan pelat beton komposite (Composite Slab) dewasa (tahun 2020) ini dianggap teknologi baru. Sebenarnya tidak demikian, saya (Ir. Rony Ardiansyah, MT, IPU, HAKI) sudah mendesain pelat lantai Steel decking untuk pelat komposite pada Proyek: RENOVATION OF HCT NORTH OFFICE-DURI pada tanggal 18 Agustus 1998.

Perhitungan Konstruksi proyek dari Caltex Pasific Indonesia ini masih tersimpan dengan baik di Galeri Teknik Sipil UIR. Peraturan yang digunakan: Peraturan Beton Indonesia 1971 NI-2; Peraturan Pembebanan Indonesia Untuk Bangunan Gedung 1983; Petunjuk Peraturan Perencanaan Beton Bertulang dan Struktur Dinding Bertulang Untuk Rumah dan Gedung; Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung SNI. 03.2847. 1992; dan Perhitungan Lentur “n” (Ir. Wiratman Wangsa Dinata).

Mutu material: Steel Floor Decking Bondek 0,75 mm dengan “Lysaght Bond EK” , dengan “; Wiremesh BRC atau deform bar dengan tegangan minimum 4800 kg/cm2 (U-48/PBI-71); Reinforcing steel U-24 & U-32; Beton K-175 & K-225; Tulangan JKBL BRC No REF “B8” dan tulangan susut JKBL BRC M5 dengan mutu U-48 atau tulangan ulir U-32.

2d7e698d-db54-4552-9c95-ba60aee8a555

HCT 3

HCT 1

HCT 2

BOX CULVERT dan DRAINASE KOTA PEKANBARU

Pada tahun 1992 Ir. Sadirun kepala PLP Propinsi Riau saat itu sedang galak-galaknya membenahi saluran Drainase Provinsi Riau khususnya Kota Pekanbaru untuk mengatasi genangan kota. Saat itulah untuk pertama sekalinya sistem drainase gabungan pasangan bata dengan balok2 beton praktis yang cukup ekonomis telah dirancang dan diaplikasi dengan baik.

Saat itu saya (Ir. Rony Ardiansyah, MT, IPU, HAKI), sebagai tenaga ahli Free line memebantu Bapak Ir. Sadirun merancanag saluran dan box culvert ini. Hasil rancangan berupa Perhitungan Konstruksi Drainase dan Box Culvert, telah disrsipkan di Galeri Teknik Sipil. Inilah Sejarah peretama kalinya tipe dan sistem drainase ini dirancanag. Bangunan tipe ini yang sampai sekarang ini tahun 2020 masih digunakan di mana-mana di Provinsi Riau.

BOX 1

BOX Cuvert

e78bf195-0fdd-4669-bc3c-abefea3bcb95

DRAINASE KOTA PKU

 

SEMINAR DI UNIVERSITAS INDONESIA (UI) TEMPO DOELOE

Sertifikat

Pada tahun 1989 mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Universitas Islam Riau (UIR) telah mengikuti kegiatan (even) tingkat Nasional, yaitu mengikuti TEMU WICARA II MAHASISWA TEKNIK SIPIL INDONESIA yang diadakan pada tanggal 27 Pebruari – 1 Maret 1989 bertempat di Kampus Universitas Indonesia (UI) Depok – Jawa Barat.

Temu wicara II ini diikuti oleh 4 orang mahasiswa Teknik sipil UIR: saya sendiri (Rony Ardiansyah) dan  Sdr. Indra dari angkatan 84 dan Sdr. Sapto Hadi Utomo & Sdr. Elvin Hendris dari angkatan 86. salah satu makalah tentang Muka Air Tanah (MAT)  yang terpilih dalam temu wicara ini, ada kesimpulan yang menarik dalam makalah itu: ” Bahwa turunnya muka air tanah setinggi satu meter maka daya dukung pondasi gedung akan berkurang, eqivalen dengan bertambahnya beban tanah setebal setengan meter pada bangunan gedung”.

 

UI 5

dari kanan: Rony Ardiansyah, Elvin Hendris, Indra

UI 3

dari kanan: Rony Ardiansyah, Indra, Saudara kita dari Universitas di Bukit Tinggi.

UI 4

GEDUNG JASA RAHARJA PEKANBARU

jasaraharja

Satu lagi gedung yang berusia puluhan tahun, gedung ini dibangun oleh PT. Hutama Karya, saya (Ir. Rony Ardiansyah, MT, IPU HAKI) tenaga ahli free line dengan jabatan Wakil K.U.P), dengan kapro (BP. Sutarwo), konsultan pengawas PT. YODYA KARYA dengan Bp. Johny Richard W sebagai pengawas lapangan.

Ada cerita yang menarik ketika saya mengevaluasi Kanopi kantilever yang menonjol keluar di area entrance. Karena konsultan perencana menghitung kanopi monolit dengan kolom di atasnya yang merupakan satu kesatuan struktural, tetapi dalam pelaksanaan tidak memungkinkan seperti itu. karena kolom di atas kanopi harus dihitung terpisah. Singkat cerita, ahli struktur dari konsultan perencana menerima usulan saya agar direview kembali kolom bulat pemikul kanopi yang barada di lantai dasar. Cerita menariknya, mereka menanyakan kepada saya: Bapak Sarjana dari ITB? Jawab saya: Bukan, Saya sarjana teknik sipil Universitas Islam Riau Pekanbaru. Ha. ha. ha…seakan-akan sarjana ITB saja yang bisa menghitung struktur…..???

Pada tanggal 12 Oktober 1995, sempat mengevalusi tangga dan kolom teras (entrance) lantai satu, dimana desain kolom yang ada tidak mampu menahan momen yang ada bila kolom lantai dua belum dikerjakan sebagai satu kesatuan konstruksi. Konsultan Perencana (Desa Kota). laporan Evaluasi dengan tulisan tangan saya sendiri, dengan menggunakan lentur “n” dan PBI-71, hasil evaluasi menyimpulkan:

  1. Pembesia yang ada kecil sedikit dibandingkan dengan pembesian hasil evaluasi, atau pembesian yang ada pas-pasan dengan kebutuhan terhadap lendutan.
  2. Karena kemungkinan terjadi lendutan maksimum, meskipun struktur beton bertulang tangga masih tetap aman, tetapi relling yang terdiri dari pasangan batu bata akan terjadi tegangan-tegangan tarik pada ujung atas dan bawah tangga yang menyebabkan terjadinya keretakan-keretakan.
  3. karena luasan pembesian yang diperhitungkan sebesar A adalah tepat pada as tangga, sedangkan sebelah sisi dalam tangga membutuhkan pembesian lebih kecil dari A (relling sebelah dalam aman), sedangkan relling sebelah luar membutuhkan pebesian yang elbih besar dari A.

a7a42ca0-bdd1-4995-85b0-e19088f7ef03

Raharja 1

Raharja 3

BUKIT ZAITUN HOTEL

BZH 4

Apakah ANGKASA GARDEN HOTEL dulunya bernama BUKIT ZAITUN HOTEL? Mohon di diluruskan bagi yang tahu atau kalau ada kekeliruan, terimakasih.

Galeri Teknik Sipil masih mempunyai satu lagi dokumen PERHITUNGAN BETON BERTULANG yang dihitung pada akhir 1980 an, yaitu: Perluasan Bukit Zaitun Hotel. Konstruktur atau Perhitungan strukturnya oleh Alumni Fakultas Teknik Sipil Universitas Islam Riau yang pada saat itu baru bergelar Sarjana Muda (BE), yaitu:  Arlis, BE (Alm) dan Masrizal BE (dosen fak teknik uir), yang menarik adalah laporan perhitungan struktur ditulis langsung dengan tulisan tangan Bp. Ir. H Masrizal, MT (saat ini dosen UIR).

Wah..Mereka saat itu menggunakan Peraturan Beton Indonesia 1971 (PBI 1971) dan Peraturan Muatan Indonesia 1970 (PMI 70). Mutu beton pun hanya K-175 (yang sekarang tidak dibenarkan lagi oleh SNI), mutu baja U-24 yaitu masih pakai besi polos (bandingkan sekarang sudah ada besi Fy= 420 MPa atau setara U-42).

Karena saat itu tidak ada aturan-aturan, ada satu hal yang cukup menarik adalah perhitungan struktur dihitung di atas Kop surat Bukit Zaitun Hotel….unik kan? di kop surat tersebut tertulis: Bukit Zaitun Hotel Jl. Setia Budhi No. 61 A Phone 22178 Pekanbaru, Bankers: Bank Pembangunan Indonesia.

BUKIT ZAITUN HOTEL

BZH 1

BZH 2

BZH 3