Kok, Engineer Memakai Ilmu Tukang?


Tukang kayu

Ir. Rony Ardiansyah, MT, IPU.

Pengamat Perkotaan/Dosen Magister Teknik Sipil UIR

             Sudah jelas sekali perbedaan kompetensinya. Civil Engineer sebagai orang yang berkopentesi sebagai ahli ilmu struktur, harusnya menggunakan ilmu struktur sebagai barometer untuk melaksanakan tugasnya. Sedangkan Tukang yang berkopentensi keterampilan dalam melaksanakan pekerjaan struktur, misalnya bagaimana mengikat besi yang baik dan rapi, kuat bila dicor, bekisting yang kokoh dan sebagainya.

Harusnya tukang tidak berhak membahas masalah kekuatan struktur, tetapi kenyataannya justru kebanyakan tukang lebih membahas masalah keahlian dibandingkan dengan kompetensinya sendiri yaitu keterampilan. Tetapi saya tidak terlalu mempersoalkan tukang angkat bicara masalah keahlian struktur. Yang membuat saya geli, terheran-heran adalah egineer yang memakai ilmu tukang seperti ini dalam membahas masalah keahlian struktur, bukan kelimuan yang dia dapat dibangku kuliah. Aneh tapi nyata, tak percaya tapi ada.

Saya sering diminta oleh pemilik bangunan untuk memeriksa beberapa pekerjaan bangunan gedung, sebelum diadakan pengecoran. Suatu kali saya memjumpai besi pelat lantai yang dipasang slang-sling membentuk tikar, meskipun aneh tetapi saya sering memjumpai pekerjaan seperti ini. Ketika saya tanyakan apa alasannya kok pembesian pelat lantai dibuat sedemikian rupa. Sang engineer, yang katanya pengawas lapangan menjawab: “Sengaja pak dibuat berbentuk anyaman tikar agar lebih kuat”. Saya tanyakan lagi: “ kata siapa lebih kuat? Apa dasar keilmuannya? Sang engineer pun menjawab: “Biasanya begitu, pak, dari dulunya saya kerjakan seperti itu, kan…aman-aman saja”.

Rupanya engineer tersebut, sama sekali tidak tahu, mana yang besi tunpuan arah x (Atx), mana besi tumpuan y (Aty), dan mana besi lapangan x (Alx), mana besi lapangan y (Aly). Mestinya dia tahu, luasan besi yang dibutuhkan hasil analisis momen lentur ini, dan besi mana yang harusnya dipasang di bawah untuk memikul besi bentang panjang (Aly). Dan susunan besi tumpuan yang di atasnya adalah “tulangan tarik” harus disusun sejajar dengan besi “tulangan tekan” yang berada di sebelah bawahnya, bukan disusun seperti tikar.

Menurut saya besi yang disusun yang katanya seperti anyaman tikar itu sebenarnya dia menanggap tulangan tarik di atas jaraknya digabungkan dengan tulangan tekan di bawah yang sangat tidak logis itu, agar pelaksanaannya dapat mengurangi besi pelat lantai hingga 40 % nya. Lho… kalau mau mencuri besi atau curi kerja, janganlah dengan alasan kelasik yaitu “Lebih kuat”, yang menyesatkan orang banyak. Ilmu semacam itu kalau dipakai oleh tukang secara turun temurun… walaupun tidak benar …tetapi masih bisa ditolelir. Tetapi ilmu seperti itu juga dipakai oleh engineer sipil, tentu sungguh keterlaluan…., di mana ya kuliahnya? Di perguruan tinggi mana? Di fakultas teknik mana yang mengajarkan ilmu semacam ini? Semoga jangan sampai menyesatkan orang banyak! Semoga.***

 

 

    

  

Advertisements

8 responses to “Kok, Engineer Memakai Ilmu Tukang?

  1. Saya sangat setuju pak, saya pernah memui saat kerja praktek. Kebanyakan para engineer tdk mau ribet dan berasumsi aman karena dulunya emang aman2 aja

  2. makasih atas ilmu yg di terapkan di lapangan, diasarankan kpd saudara/i insyinur, bertanggung jawab atas smuanx yg b’hubungn dgn bangunan etc…salam

  3. insyinur hrus punya prinsip…
    bukan iku_ikutan

  4. Setuju. Terima kasih banyak atas infonya

  5. Saya punya istilah yang saya tidak tahu artinya “druklanger” apa itu mohon bantuan

  6. PAK SAYA MAO TANYA,DALAM PENGETESAN BENDA UJI BETON,KATAKANLAH ADA 6 BENDA UJI,TAPI ADA YANG GAK MASUK SATU,ITU GMN BLH APA G PAK ?

  7. Sdr. Aconk PN. Menurut PBI-71, dari 20 benda uji hanya diizinkan 1 benda uji yang tegagangannya di bawah tegangan rencana.

  8. super supper mantabz. .tq berat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s