Kuat Tekan yang Memenuhi Syarat


Pertanyaan: Kepada Pengasuh Rubrik. Tidak jarang terjadi perdebatan panjang dalam mentukan apakah mutu beton benda uji sudah terpenuhi atau belum di suatu proyek. Selama ini kita mengacu kepada PBI 71 & Pedoman Beton 1989, tetapi sekarang kita sudah ada code baru yakni SNI 2002. Bagaimana cara menentukan penerimaan beton berdasarkan SNI 2002 atau Kuat tekan yang bagaimana dari benda uji yang memenuhi syarat SNI 2847-2002 ? Apakah benda uji silindernya harus berjumlah 30 buah?

Jawaban:

Jumlah benda uji silinder yang dibuat tergantung pada frekuensi pengujian. Tidak harus berjumlah 30 atau 20 buah.

Bila hasil uji beton telah terkumpul dan telah disusun sesuai urutan tanggal pembuatannya, beton yang diwakili oleh benda uji silinder dianggap memenuhi syarat bila dua hal berikut ini terpenuhi: (a). Tidak ada nilai kuat uji tekan, rata-rata dari kuat tekan 2 (dua) silinder  yang lebih kecil dari f’c – 3,5 MPa. (b). Tidak ada nilai kuat tekan rata-rata dari 3 (tiga) uji tekan yang berurutan yang lebih kecil dari f’c.

Contoh: Tabel di samping ini menunjukkan hasil uji tekan beton bermutu f’c = 35 MPa dari suatu proyek. Menurut syarat SNI pasal 7.6.3.3. Batas dari syarat (a) adalah 35-3,5 = 31,5 MPa. Batas syarat (b) adalah = 35 MPa.

Evaluasi: Kuat tekan silinder tanggal 10/8/08 = 28,3 MPa, cenderung disebabkan oleh kesalahan dalam pembuatan silinder No. 1b. Beton di semua kelompok komponen memenuhi syarat mutu beton, syarat (a) dan (b). Kesimpulan: Beton kelompok B s/d F memenuhi syarat.***

Advertisements

3 responses to “Kuat Tekan yang Memenuhi Syarat

  1. Yth. Bapak Rony Ardiansyah
    Ass wr wb,
    Terimakasih atas pembelajaran yg sudah Bapak berikan.
    Berikut saya menanyakan, bagaimana dengan tabel perhitungan, batas syarat (a) & (b), evaluasi, dan kesimpulan, apabila beton yang diwakili oleh benda uji kubus 15x15x15 cm3.
    Karena saya masih belum mengerti penggunaan SNI di atas untuk contoh kubus.
    Atas perhatian dan kesediaan Bapak dalam memberikan jawaban, saya menghaturkan terimakasih.
    Wassalam,
    Gito

  2. Sdr Gito. Benda uji harus Anda konversikan ke silinder terlebih dahulu. Syarat (a). Tidak ada nilai kuat uji tekan, rata-rata dari kuat tekan 2 (dua) silinder yang lebih kecil dari f’c – 3,5 MPa. Dan syarat (b). Tidak ada nilai kuat tekan rata-rata dari 3 (tiga) uji tekan yang berurutan yang lebih kecil dari f’c.
    Agar lebih jelas silahkan Anda baca artikel: “Kuat Tekan yang Memenuhi Syarat (SNI 2847 Pasal 7.6.3.3)” pada Rubrik Keamnan Konstruksi dalam Blog ini, trims.

  3. assalamualaikum bpk Rony Ardiansyah…
    Saya mahasiswa tingkat akhir Universitas Sebelas Maret peminatan Struktur. sebagian besar pengujian beton adalah kuat tekan. Saat ini saya sedang mengambil skripsi kuat kejut pada beton normal. Namun pada SNI maupun ASTM, saya masih kesulitan menentukan bagaimana menentukan besarnya serapan kuat kejut yang dapat diterima beton. Mohon bantuannya pak bagaimana untuk menentukan kuat kejut pada beton normal dengan pengujian beban jatuh bebas pada ketinggian 45 cm seberat 4 kg dengan dimensi benda uji silinder diameter 150 mm, tinggi 50 mm. Saya masih kesulitan menemukan jurnal internasional dan sumber referensi yang relevan.
    Terimakasih atas bantuan bapak.
    Wassalam…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s