Form Ties


(Untuk Begisting Balok dan dinding Beton Bertulang)

Ir. Rony Ardiansyah, MT, IP-U.

Praktisi  HAKI (Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia)

Pertanyaan: Dalam perencanaan dan pembuatan begisting dinding atau balok tinggi konstruksi beton bertulang terdapat beberapa kendala. Karena bidang begisting dinding dan balok tinggi yang tinggi, sehingga skor yang kita berikan agar tidak terjadi perubahan bentuk pada begisting sering mengalami kegagalan. Apakah ada metode perencanaan dan pelaksanaan konstruksi yang lebih efetif, selain dengan sekedar menambah skor pada begisting?

Jawaban: Ada. Untuk mengatasi keraguan akan kegagalan begisting bila hanya sekedar penambahan skor saja, Anda bisa mengunakan “Form Ties”. Form Ties adalah  batangan besi berupa mur-baut, yang dipasang pada daerah begisting yang dikawatirkan akan terjadi lendutan (gagal). Form ties tidak hanya dipergunakan pada dinding dan balok tinggi, tetapi juga sangat efektif digunakan pada kolom-kolom struktur beton bertulang yang berdimensi besar.

Sebagaimana biasanya, permukaan begisting beton harus rapat, hal ini untuk menghindari mengalirnya atau merembesnya air semen keluar daro begisting/cetakan beton, yang berakibatkan beton pada skeliling dari permukaan begisting yang bocor tersebut menjadi hanya terdiri dari agregat kasar dan sedkit agregat halus, yang biasanya disebut beton kropos atau “honey-comb”, karena air semen dan sebagian agregatb halus sudah keluar. Keropos ini dapat sampai lebih dalam sehingga sudah sampai kelihatan besi betonya: dengan demikian sudah perlu ada penanganan khusus untuk bagian kropos tersebut.

Seperti yang kita ketahui begisting atau cetakan beton harus kokoh dan tidak melendut jika terkena desakan dari beton cor/cair, bidang begisting biasanya berupa papan (papan kayu atau multipleks) yang akan langsung menerima desakan dari beton cor cair, kemudian gaya dari papan ini dilimpahkan ke balok-balok kayu penahan horizontal, dan gaya dari balok-balok kayu ini dilimpahkan ke balok-balok kayu vertikal, dan terakhir gaya dari balok-balok kayu vertikal ini akan ditahan oleh batang besi “form ties”.

Sudah barang tentu balok-balok vertikal dan horizontal ini dapat bergantian posisinya yang mana harus dipasang terlebih dahulu. Batang besi dari form ties ini harus menahan beban dari beton cor cair (lihat gambar).  Batang besi forms ties yang di tengah akan meninggalkan lubang-lubang yang berbentuk dari mur form ties, yang berbentuk kerucuk terpancung.

2 responses to “Form Ties

  1. salam kenal ….informasi yg menarik pak, mau nanya nih pak, setelah form tie di lepas lobang bekas form tie tersebut finishing nya seperti apa pak?>>…penutupan kembali lobang bekas tersebut apa wajib dilakukan..trims pak…(lia)

  2. Sdr. Lia, tidak wajib. Lubang itu bisa juga dimanfaatkan untuk sparing instalasi listrik atau ins ME lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s