Jembatan Lupu Pelengkung Terpanjang di Dunia


Ir. Rony Ardiansyah, MT.

Pengamat Perkotaan/Dosen Magister Teknik sipil UIR

Peresmian Jembatan Lupu, selain menandai mulai beroperasinya jembatan ini, juga menjadi tonggak sejarah pemecahan rekor jembatan pelengkung baja New River Gorge di Virginia, Amerika Serikat. Jembatan ini, seperti diungkap dalam majalah “Konstruksi” edisi Februari-Maret 2005, selama beberapa dekade menyandang predikat sebagai jembatan terpanjang di dunia. Dan pagi hari itu, gelar tersebut harus bergulir jauh ke timur, ke atas Sungai Huangpu, di Kota Shanghai, Cina, dimana Jembatan Lupu terentang.

Pemasangan segmen terakhir pelengkung. Sebenarnya direncanakan pada bulan Aril 2002, namun karena beberapa kesulitan teknis, pekerjaan itu tertentu hingga akhirnya berhasil diselesaikan lima bulan kemudian. Dalam pembuatannya, jembatan ini menghabiskan lebih dari 35.000 ton baja. Panjang total jembatan 3.900 meter, dengan panjang pelengkung utama 550 meter, 32 meter lebih panjang dari pelengkung Jembatan New River George Di Amerika.

Seperti dilansir situs Shanghai Bridges, “Li Yunpei, engineer yang merancang Jembatan Lupu, begitu gembiranya karena impiannya membangun jembatan pelengkung baja terpanjang di dunia, akhirnya menjadi kenyataan, setelah berhasil melalui banyak kesulitan teknis dalam pembangunannya. “Sambungan yang presisi sangat tergantung dari temperatur dan kecepatan angin. Jadi tingkat kesulitannya amat tinggi, “ujarnya”, seraya menambahkan, namun semua itu sesuai dengan kebanggaan yang ia dapatkan pada akhirnya.

Jembatan Lupu, memang bukan satu-satunya jembatan yang menyeberangi Sungai Huangpu. Tidak cukup satu jembatan untuk menyeberangi sungai yang membelah kota metropolitan ini. Lalu lintas dalam Kota Shanghai begitu padat, jauh melampau standar internasional bagi sebuah kota metropolitan yang ketentuan area lalu lintas per satu orang warganya adalah 15 meter persegi, Di Shanghai, setiap warga hanya memiliki sembilan meter persegi saja.

Jembatan Lupu dibangun untuk melengkapi tiga buah jembatan lain di atas Sungai Huangpu yang membelah Kota Shanghai. Dua diantara jembatan raksasa itu, bahkan sempat menyandang gelar jembatan gantung kedua dan ketiga terpanjang di dunia. Dan hampir semuanya, diselesaikan dalam waktu beberapa tahun saja! Begitu mencengangkan.

Seorang ahli gempa dari Universitas Tongji, Cina, secara teknis jembatan ini seperti “dijaga” oleh sebuah ‘safety belt’ yang changgih, sehingga dapat bertahan ketika mengalami gempa dengan periode 3.280 tahun. Kepala proyek, Mayor Han Zheng, mengharapkan jembatan dapat membebaskan lalu lintas yang menyeberangi Sungai Huangpu dari titik-titik kemacetan yang dimulai saat itu.

Jembatan Lupu yang berhasil dirampungkan dalam waktu seribu hari dengan kerja keras, ini merupakan berita baik bagi seluruh rakyat Cina. Selain itu juga menjadi kebanggaan nasional, jembatan ini diharapkan dapat membantu mengatasi maslah kemacetan yang menjadi pemandangan sehari-hari di Shanghai. Di samping itu, Jembatan Lupu diproyeksikan untuk memegang peran penting bagi perekonomian Shanghai di masa depan.

Khabarnya jembatan ini menghabiskan bahan baja dengan volume hampir setara dengan yang digunakan untuk membuat enam kapal laut berkapaitas 10.000 ton. Pada umumnya, untuk membangun jembatan sejenis dan sebesar ini, dibutuhkan waktu dua sampai tiga tahun untuk persiapan. Ditambah, tiga sampai lima tahun berikutnya untuk membangunnya di lapangan. Namun, Cina hanya membutuhkan dua tahun sembilan bulan saja untuk menyelesaikannya, dan berhasil mengatasi sembilan masalah utama dalam proses pembangunannya.

Menurut Shanghai Construction Group tugas paling sulit adalah meletakkan tiga “arch rib” terakhir dari pelengkung. Segmen pelengkung dari baja ini, seluruhnya terdiri atas 27 bagian. Ketika segmen terakhir memang menimbulkan kesulitan karena membutuhkan perhitungan yang amat persisi. Maka, hanya untuk pemasangan ketiga bagian terakhir ini, dibutuhkan waktu setidaknya satu bulan penuh.

Hal ini sebenarnya bukan sesuatu yang mengherankan. Karena dalam proyek-proyek lainnya, Cina juga sudah mencoba membuktikan bahwa mereka mampu lebih cepat dan lebih efisien. Contoh sederhana, lihat saja, serbuan barang-barang elektronik dari Cina yang membanjiri pasar Asia akhir-akhir ini. Bukan itu saja, kereta api suoer cepat di Kota Shanghai, yang sering disebut “Shanghai Maglev”, menjadi kereta api sejenis pertama yang berhasil dioperasikan secara komersial. Padahal, di negeri asal teknologi Magnetic Leviation (Maglev) sendiri, teknologi ini belum berani diterapkan secepat itu.

Dalam hal pembagunan jembatan Lupu, sementara pihak yang sempat meragukan kualitas hasil pekerjaan “ahli-ahli lokal” Cina ini, juga akhirnya harus mengakui hasil kerja keras ini. Bahkan, sebelum Jembatan Lupu beroperasi, Konsultan Jembatan Haiwan yang datang langsung dari Amerika khusus untuk mengecek kondisi jembatan secara cermat, mengatakan “How inconceivable it is!.

Cina menanggarkan dana miliaran dolar untuk pembangunan jembatan, terowongan, jalan dan jaringan kereta bawah tanah di negerinya. Shanghai juga akan memiliki bangunan tertinggi di dunia, sebuah pencakar langit setinggi 492 meter pada tahun 2007. Pertumbuhan ekonomi Cina yang fenomenal, dalam beberapa tahun belakangan ini telah membuktikan bahwa negara berpenduduk besar, tidak harus menjadi negara miskin. Populasi penduduk di Cina, adalah sekitar 1,3 miliar. Berdasarkan data PBB, tingkat harapan hidup seorang laki-laki di Cina, adalah sekitar 69 tahun. Sedangkan para wanita 73 tahun. Sementara penghasilan tahunan rata-rata mereka, sebesar USD 890.

Jembatan Lupu yang berlokasi sedikit ke arah selatan dari pusat Kota Shanghai ini, dari kejauhan tampak seperti pelangi yang indah melintasi dua sisi sungai Huangpu yang berair tenang. “Dan Yao Ming” alih-alih para petinggi pemerintah Cina, dengan bangga berlari di atas jembatan seharga 2,5 miliar Yuan, atau setara dengan USD 301 juta ini. Untuk menandai pembukaan jembatan. Untuk menandai perubahan besar yang sedang terjadi di negeri tirai bambu ini.***

Advertisements

One response to “Jembatan Lupu Pelengkung Terpanjang di Dunia

  1. Salut buat negara China. Mereka mampu membuktikan bahwa negara mereka mampu melakukannya. Engineer mereka juga hebat. Kapan jembatan Selat Sunda di realisasikan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s