THE RAILWAY CBR


(Aplikasi Uji Sondir untuk Evaluasi Kepadatan Tanah dan CBR)

Ir. Rony Ardiansyah, MT, IP-U.

Praktisi HAKI (Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia)

Pertanyaan: Salam kenal pak, Proyek saya adalah pembangunan jalan kereta api. Dalam membangun tubuh jalan, khususnya yang berupa timbunan dg kedalaman bervariasi 2-12 m, setiap lapis 30 cm diadakan tes CBR (syarat CBR 8%) oleh pihak Kontraktor. Setelah pekerjaan penimbunan tsb selesai, saya melakukan tes sondir. Ada satu titik tes yang berdasarkan tes CBR Kontraktor mencapai 12%, namun saat tes sondir menghasilkan qc min < 1 MPa, qc max < 2 MPa, qc avg 50% qc avg, dengan lapisan yg memiliki qc min<1 MPa setebal 4.20m. Mhn saran dan masukannya atas kondisi tes ini, dan apakah bisa dibuatkan suatu korelasi antara hasil es CBR dengan hasil tes sondir ? Terima kasih pak. Dari Gamal Aulia | December 11, 2010 at 2:04 am (ronymedia.wordpress,com)

Jawaban: Sdr Gamal Aulia. Uji sondir ini telah menunjukkan manfaat untuk pendugaan profil atau pelapisan (stratifikasi) tanah terhadap kedalaman karena jenis perilaku tanah telah dapat diindentifikasi dari kombinasi hasil pembacaan tahanan ujung dan gesekan selimutnya. Aplikasi Uji Sondir untuk Evaluasi Kepadatan Tanah dan CBR Karena ukurannya yang relatif besar, sondir standar kurang cocok untuk mengevaluasi hasil pemadatan tanah di permukaan (setebal 30-40 cm) dan penggunaannya baru bisa setelah beberapa lapis pemadatan yaitu pada kedalaman lebih dari 30 cm. Raharjo et al. (1995) menggunakan sondir mini untuk melaksanakan pengontrolan hasil pemadatan tanah di lapangan (deep compaction). Untuk mendapatkan nilai CBR in-situ, uji sondir dapat digunakan berdasarkan korelasi empirik yang juga dapat dilakukan terlebih dahulu di laboratorium. Data-data penunjang begitu banyak, tetapi Schmertmann mendapatkan korealsi untuk tanah pasir sbb: CBR = 1/3 qc. Sedangkan Rahardjo memperoleh korelasi CBR dari tanah lempung yang dipadatkan sbb:CBR = ½ qc.

3 responses to “THE RAILWAY CBR

  1. Salam kenal Pak, saya mau bertanya , nilai qc dari test sondir dikedalaman 1 meter dikorelasikan ke nilai dcp seperti apa hitungannya..?
    Tks pak..

  2. Mohon pencerahan Pak……
    Saya melakukan tes sondir. Dari data sondir itu saya mengambil data qc pada kedalaman 1 m. Bisakah saya menggunakan data tsb untuk mencari korelasi ke data DCP dikedalaman yang sama…..Ditunggu wangsitnya Pak…Tks

  3. Sdr. Galih, Karena ukurannya yang relatif besar, sondir standar kurang cocok untuk mengevaluasi hasil pemadatan tanah di permukaan (setebal 30-40 cm) dan penggunaannya baru bisa setelah beberapa lapis pemadatan yaitu pada kedalaman lebih dari 30 cm.
    Raharjo et al. (1995) menggunakan sondir mini untuk melaksanakan pengontrolan hasil pemadatan tanah di lapangan (deep compaction).
    Untuk mendapatkan nilai CBR in-situ, uji sondir dapat digunakan berdasarkan korelasi empirik yang juga dapat dilakukan terlebih dahulu di laboratorium. Data-data penunjang begitu banyak, tetapi Schmertmann mendapatkan korealsi untuk tanah pasir sbb: CBR = 1/3 qc.
    Sedangkan Rahardjo memperoleh korelasi CBR dari tanah lempung yang dipadatkan sbb:CBR = ½ qc

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s