The Qinghai-Tibet Railway


(Jalan Rel Tertinggi & Terpanjang di Dunia)

Ir. Rony Ardiansyah, MT.

Pengamat Perkotaan/Dosen Magister Teknik sipil UIR

            Cerita masalah jalan kereta api, mengingatkan kembali impian hadirnya kereta api modern berkecepatan tinggi di daerah kita. Seperti yang pernah diberitakan media masa beberapa  tahun yang lalu: bahwa paling lambat sekitar 2008 mendatang, proses Desain Engineering Detail (DED) rel kereta api selesai dan selesai DED akan segera dilakukan pembangunan fisikmya. Menurut Ir. Feizal Qomar Karim, M. Eng pada saat itu, lokasi-lokasi yang akan dibangun adalah sebagai berikut; Sintong-Duri sepanjang 70 km, kemudian Pekanbaru-Muaro Padang, Pekanbaru-Logas Kuansing selanjutnya menuju Sawahlunto-Sinjunjung, atau dari Pekanbaru-Pelalawan selanjutnya menuju Logas. Itulah impian dan harapan masyarakat yang terus dinanti-nantikan.

            Dari pada hanya sekedar berharap-harap panjang, marilah kita adakan studi banding bersama Techno Konstruksi (Edisi 10-Februari 2009: 40-43) melihat jalur kereta api tertinggi dan terpanjang di dunia, merupakan impian yang menjadi kenyataan bagi insinyur di China. Jalur kereta api ini bernama “The Qinghai-Tibet Railway” merupakan jalur kereta api yang menghubungkan China dan Tibet, tepatnya wilayah Golmud, Provinsi Qinghai ke Lhasa, Ibu Kota Tibet, kini telah selesai dibangun dan dioperasikan.

            Jalur kereta api sepanjang 1.140 km ini, melalui wilayah ketinggian hingga 5.072 meter dan memecahkan rekor jalur kereta api tertinggi sebelumnya, yakni wilayah pegungan Andes yang ketinggiannya masih di bawah 5.000 meter. Jalur kereta api ini melintasi dataran paling terlarang di dunia, yakni dataran tinggi tak berpohon di Tibet.

            Dengan berhasil dibukanya jalur transportasi kereta api ini, China yakin akan mampu menggenjot pertumbuhan ekonomi di daerah terpencil tersebut. Jalur kereta api yang menghubungkan China dengan Tibet ini, akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan penduduk Tibet. Infrastruktur transportasi yang dibangun dengan dana senilai USD 4,2 miliar ini, diharapkan juga mampu menggenjot pendapatan dari sektor pariwisata di Tibet hingga dua kali lipat pada tahun 2010 ini, dan wilayah tertinggi hingga 75 persen. “ujar Zhu Zhensheng, Pejabat Jawatan Perkeretaapian China”.

            Jalur kereta api Qinghai-Tibet, adalah impian yang jadi kenyataan bagi para insinyur dan pemerintah China.  Jalur kereta api Qinghai-Tibet ini, dibangun sejak Tahun 2001 setelah sebelumnya rencana proyek tersebut sempat berhenti karena berbagai hal. Khususnya mengenai masalah teknis, yakni bagaimana mengatasi kestabilan rel, akibat suhu dingin yang sangat ekstrem.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s