Pemadatan Beton (Compacting)


( Setiap 1% udara, kekuatan beton akan menurun 5-6 %)

Ir. Rony Ardiansyah, MT, IP-U.

Praktisi  HAKI (Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia)

             Pertanyaan:

Pengasuh Rubrik Keamanan Konstruksi. Apa pengaruh pemadatan/compacting terhadap kekuatan beton? Coba beri gambaran hubungan kandungan udara terhadap tinggi slump dan bagaimana pengaruh kekurangan atau kelebihan lama pengadukan beton cair?

 

Jawab:

Setelah beton diaduk, diangkut dan dituangkan, ia masih mngandung udara dalam bentuk rongga udara. Pemadatan adalah untuk mengeluarkan udara sebanyak mungkin, kalau dapat kurang dari 1 % (tidak termasuk air entrainment). Jumlah udara yg terjebak tergantung pada kelecakan beton segar. Beton dengan slump sebesar 25 mm mengandung udara 20%. Itu sebabnya beton dengan slump rendah memerlukan pemadatan yg lebih baik. Untuk setiap 1% udara, kekuatan akan menurun 5 sampai 6%.

Rongga udara akan menambah permeabilitas, yang akan mengurangi ketahanan beton. Tidak mampu menghadapi cairan yang agak agresif maupun pelapukan akibat cuaca (weathering), menyebabkan karatan,  juga akan mengurangi lekatan beton dgn baja. Kalau waktu pengadukan kurang lama akan berakibat campuran tidak menyatu (belum seragam) sebaliknya apakah ada pengaruh kalau terlalu lama pencampurannya? Secara umum tidak bermasalah, hanya saja konsistensinya dapat menurun. Jika dipakai bahan kimia air entrainment, kadar udaranya akan berkurang bila waktu pencampuran lama.***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s