Kajian Teknis Lantai Pasar Terapung yang Patah


Ir. Rony Ardiansyah, MT, IPU

Pengamat Perkotaan/Praktisi HAKI (Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia)/ dan Dosen Teknik Sipil UIR

 

            Dari pemberitaan-pemberitaan sebelumnya, sampai dengan pemberitaan Riau Pos Hari Selasa, 6 Juli 2010, pada halaman 33, yang berjudul “ Pasar Terapung Harus Dibenahi, Sebelum Memakan Korban”.

            Pertama saya dapat memastikan bahwa lantai yang retak tersebut adalah “Dilatasi” yakni pemutusan struktur bangunan yang telah direncanakan oleh konsultan perencana. Karena salah satu belok bangunan mengalami penurunan (settlement) maka nampak semakin jelaslah dilatasi bangunan itu. Persis seperti apa yang disampaikan (di Riau Pos), “salah satu sisi bangunan yang sebelah kanan terlihat turun dan lebih rendah dari sisi bangunan lainnya.”

            Apakah semakin regangnya dilatasi tersebut berhaya? Bila yang regang itu hanya dilatasi tanpa diikuti retak pada bagian lainnya bangunan itu, maka bangunan tersebut  tidak berbahaya. Yang perlu kita cemaskan adalah kayu kosen (gerbang pintu) yang kelihatan mulai miring dan terletak di tengah-tengah dilatasi itu, bila kosen itu tiba-tiba jatuh, mungkin saja memakan korban.

            Tetapi, yang mencemaskan adalah seperti apa yang dilihat oleh Friyandi (anggota komisi C) bahwa “ sudah banyak keretakan pada bangunan berlantai dua itu, seperti ada keretakan dinding disejumlah titik pada bagian sudut belakang dan lantai dua gedung pasar”. Yang perlu kita khawatirkan adalah retak yang disebabkan oleh “perbedaan penurunan” Differencial settlement. Bila terjadi differencial settlement, bisa menyebabkan komponen beton bertulang (pondasi, tie beam, floor beam, dan pelat lantai sendiri) mengalami tegangan tarik yang besar dan terus mengalami retak yang ujungnya patah. Karena dinding batu bata adalah matetial bangunan yang paling rawan terhadap “tarik”, maka dinidinglah yang duluan retak.

            Saran saya, sekali lagi. Kiranya pihak yang terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU), agar segera mencari tahu sebab patahnya lantai Pasar Terapung Tembilahan ini seperti apa sedang diberitakan, agar tidak meresahkan masyarakat. Cari tahu: retak pada dinding itu, retak biasa atau retak karena perbedaan penurunan ? Jangan sampai makan korban duluan *** 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s