Pelabuhan Selat Baru


(Komentar Teknis Sebuah Pelabuhan Laut)

 

Ir. Rony Ardiansyah, MT, IP-U.

Praktisi HAKI (Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia)/Dosen Pasca Sarjana Teknik Sipil UIR

                                   Pelabuhan Selat Baru di Desa Selat Baru Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis, ditinjau darin fungsinya dalam perdagangan nasional dan internasional dapat digolongkan “pelabuhan Laut”. Artinya pelabuhan yang bebas dimasuki oleh kapal-kapal berbendera asing. Pelabuhan ini biasanya merupakan pelabuhan besar dan ramai dikunjungi oleh kapal-kapal samudra.

                          Konon diberitakan bahwa pelabuhan ini telah menghabiskan anggaran ratusan miliar rupiah, tetapi belum dapat diresmikan sampai saat ini. Karena saya tidak menyaksikan sendiri kondisi pelabuhan ini. Maka saya tidak ingin membahas dari sisi paling kontroversial, pembangunan paling lama dan paling mahal seperti yang saya baca di Mingguan Sinar No. 287/16-29/ Maret 2009/THN-VI. Saya lebih ingin memberikan suatu masukan tentang komentar teknis sebuah pelabuhan laut.

Pemilihan lokasi untuk membangun suatu pelabuhan meliputi daerah pantai dan daratan. Pemilihan lokasi tergantung pada beberapa faktor seperti kondisi tanah dan geologi, kedalaman dan luas daerah perairan, perlindungan pelabuhan terhadap gelombang, arus dan sedimentasi, daerah daratan yang cukup luas. Tetapi biasanya faktor-faktor tersebut tidak bisa semuanya terpenuhi, sehingga diperlukan suatu kompromi untuk mendapatkan hasil optimal.

                          Tinjauan daerah perairan menyangkut luas perairan yang diperlukan untuk alur pelayaran, kolom putar (turning basin), penambatan dan tempat berlabuh, dan kemungkinan pengembangan pelabuhan di masa mendatang. Daerah perairan ini harus terlindung dari gelombang, arus dan sedimentasi.

Kolam pelabuhan harus tenang, mempunyai luas dan kedalaman cukup, sehingga memungkinkan kapal berlabuh dengan aman dan memudahkan transit penumpang dan bongkar muat barang. Selain itu tanah dasar harus cukup baik untuk bisa menahan angker dari penambatan. Pada kolam yang digunakan untuk penambatan di depan dermaga atau tiang penambat, harus mempunyai daerah perairan yang cukup. Panjang kolam tidak kurang dari panjang total kapal ditambahdengan ruang yang diperlukan untuk menambat dan keberangkatan kapal yang aman.

Kedalaman laut sangat berpengaruh pada perencanaan pelabuhan. Di laut yang mengalami pasang surut variasi muka air kadang-kadang cukup besar. Menurut pengalaman, tinggi pasang surut yang kurang dari 5 meter masih dapat dibuat pelabuhan terbuka. Bila pasang surut lebih dari 5 meter, maka terpaksa dibuat suatu pelabuhan tertutup yang dilengkapi dengan pintu air untuik memasukkan dan mengeluarkan kapal. Di sebagian besar perairan Indonesia, tinggi pasang surut tidak lebih dari 2 meter sehingga digunakan pelabuhan terbuka.

Dalam merencanakan sebuah pelabuhan, ciri-ciri teknis khusus yang harus diperhatikan agar pelabuhan yang dirancang dapat memenuhi persyaratan-persyaratan sebagai berikut. Kapal harus dapat dengan mudah keluar masuk pelabuhan, bebas dari gangguan gelombang dan cuaca. Perlu tersedianya ruang gerak kapal dalam kolom dan pelabuhan, sehingga gerakan memutar kapal untuk mengarah keluar pelabuhan harus dimungkinkan sebelum kapal ditambat.

                          Setiap pelabuhan perlu ada “Pengerukan mula” (capital dredging) dan pemeliharaan pengerukan (maintenance dredging) yang minim. Maka harus diusahakan mencari lokasi yang perbedaan pasang/surut relatif kecil, tetapi pengendapan (sedimen) harus dapat dihilangkan/diperkecil. Selain keadaan tersebut, kondisi geologi juga perlu diteliti mengenai sulit tidaknya melakukan pengerukan daerah perairan dan kemungkinan untuk mengunakan hasil pengerukan tersebut untuk menimbun tempat lain.

Pembuatan tambatan/dermaga harus diusahakan sedemikian rupa agar, biaya awal dan pemeliharaan yang minim, tetapi kuat memikul muatan, peralatan dan tumbukan kapal pada saat menambat. Letak dan bentuk tambatan pun harus mampu menampung bermacam jenis kapal dengan sarat (draft) dan atau panjang kapal yang berlainan. Dan juga harus tersedia tempat-tempat penyimpanan tertutup (gudang transit) ataupun lapangan terbuka (open storage) untuk menampung muatan.

                          Hal yang tak boleh diabaikan adalah pengetahuan tentang angin. Angin mempunyai pengaruh besar dalam “pengendalian kapal” (manuver), terutama pendekatan kapal pada “mulut” pelabuhan. Lebih dari itu angin dapat menimbulkan gaya-gaya horizontal yang perlu dipikul oleh konstruksi pelabuhan, disamping menimbulkan gelombang laut yang menimbulkan gaya-gaya tambahan yang wajib dipikul oleh konstruksi bangunan pelabuhan.

                          Pelabuhan internasional seperti Pelabuhan Selat Baru Bengkalis ini hendaknya tersedia fasilitas prasarana lain yang mendukung, yaitu air bersih, listrik, telephon dan minyak yang cukup untuk malayani kapal dan muatan. Dan tersedianya fasilitas perkantoran untuk para karyawan di pelabuhan agar lalu lintas dokumen dapat dilakukan dengan cepat (non physic). ***

2 responses to “Pelabuhan Selat Baru

  1. Mas memang mas asli indonesia ngomong dulu baru berbuat, coba berbuat dulu baru ngomong, dan dari pertama makanya di kaji dulu, jangan kalau sudah siap baru di kaji, anak kecil juga bisa, buat kajian agar berguna untuk masyarakat, misalnya buat tesis bagaimana pulau bengkalis bisa dijadikan pusat penelitian dan pengexspor bibit bakau terbesar didunia , bagai mana bisa diolah buah bakau bisa berbuah dan enak di makan ( manis ), bisa dibikin selai dan macam-macamlah, itu baru josss… salam semangat terus.

  2. Terimakasih …Karet Konstruksi untuk Dermaga Karet Fender,\

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s