Concrete Pump


(Concrete Pumped, dapat memompa sejauh 300 meter)

Ir. Rony Ardiansyah, MT, IP-U.

Praktisi  HAKI (Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia)

             Kepada Pengasuh Rubrik Keamanan Konstruksi. Pada zaman modern ini, untuk pengecoran gedung-gedung bertingkat sudah sering mempergunakan Concrete Pump. Mohon penjelasan hal-hal yang berkaitan dengan pompa beton yang sering digunakan ini, termasuk daya jangkauan dan kapasitas pengecorannya. Terimakasih. Amelia-Pekanbaru.     

           Sdr. Amelia yang saya hormati. Sesuai dengan tuntutan zaman, penggunaan concrete pumped sangat mengefisen waktu pengecoran pada suatu gedung bertingkat. Sebenarnya metode ini sudah dikenal dan mulai digunakan sejak Tahun 1930-an, Cuma tidak sesumpurna seperti sekarang ini. Jika dulu peralatannya serba berat, tetapi sekarang lebih ringan dan lincah. Ditambah lagi seperti batang penuang (boom) yang dapat dilipat dan pipa-pipa ringan kecil. Perkembangan pompa beton mobile dengan jarak antar sampai 60 meter yang portable membuatnya lebih mudah untuk dipakai daripada sebelumnya.

            Keuntungan pemakaian pompa beton ialah dapat memindahkan campuran beton, baik secara horizontal maupun vertikal sekaligus. Pada umumnya pompa beton dapat memindahkan lebih dari 60 meter secara vertikal atau 300 meter secara horizontal. Ada juga tipe pompa yang mampu mencapai ketinggian 300 meter atau jarak horizontal 650 meter (Paul Nugraha, 2007:175).  Kapasitas tergantung pada jenis pompa, jarak vertikal dan horizontal, jumlah belokan dan alat pengaduk. Secara praktis kapasitas pemompaan beton berkisar 20 sampai 100 meter kubik per jam.

            Secara umum beton yang dipompakan memerlukan slump 75 mm, kandungan semen sedikitnya 280 kg/m3 agar semua pori terisi, gradasi agregat yang baik, kadar agregat halus yang agak lebih banyak (50 sampai 75 kg/m3) dan 15% agregat halus melewati ayakan 300 mili mikron.

            Dihasilkan perlawanan geser maksimum di dalam mix dengan ukuran pori minimum dan perlawanan geser terhadap dinding pipa yang minimum pula, dengan jumlah luas permukaan agregat yang minimum pula. Jadi agregat kasar harus banyak dan juga butir yang lebih halus dari 159 mili mikron (ayakan No. 100 B.S) sedikitnya 3% (kadar pori rendah). Tekanan harus cukup untuk menanggulangi berat dan gaya friksi pada dinding pipa. Ada dua cara pemompaan, yaitu direct acting dan squeeze type. Kempuan squeeze pump bisa mencapai 90 meter horizontal dan 30 meter vertikal dan kemampuan piston pump bisa mencapai 450 meter horizontal dan 40 meter vertikal.***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s