Pasal 51 Perda 01/2010 Bagaikan Bola Tanggung


Ir. Rony Ardiansyah, MT, IPU

Pengamat Perkotaan/Praktisi HAKI (Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia)/ dan Dosen Teknik Sipil UIR

Pasal 51 Perda No.1 Tahun 2010 berisikan mekanisme “Percobaan Pembebanan” pada pondasi dalam dan struktur tanah. Meskipun satu sisi kita, para konstruktur boleh bergembira karena perda ini lebih teknis dibandingkan dengan Perda No.14 Tahun 2000. Tetapi sungguh disayangkan bunyi kalimat pengantarnya pada Pasal 51 perda ini bagaikan bola tanggung, mengandung makna bias yang tak pantas disajikan dalam suatu perda yang harus dipedomani.
Mari kita simak bunyi Ayat 1, Pasal 51 Perda ini: Apabila dianggap perlu, pada perencanaan pondasi dalam dan struktur penahan tanah harus dilakukan percobaan pembebanan sebesar 200% (dua ratus persen) dari beban kerja rencana, baik untuk aksial tekan, aksial tarik dan atau beban lateral.
Mengapa harus disebut “Apabila dianggap perlu”, sebenarnya perlu atau tidak diadakan percobaan pembebanan pada pondasi alam dan struktur penahan tanah? Oke-lah, bila awal kalimat dikatakan “bila dianggap perlu” mengapa kalimat berikutnya dikatakan “harus” dilakukan percobaan pembebanan. Jadi, timbul kalimat yang sangat rancu, mana yang benar: “perlu” atau “tidak” atau “harus” diadakan percobaan pembebanan?
Seharusnya kalimat dalam suatu peraturan seperti Pasal 51 Perda 01/2010 ini mesti jelas, tidak membias, dan mudah dipahami. Tidak seperti bola tanggung, yang kapan saja bisa di “semes” orang pasti mati. Apalagi sudah dipilah berlaku untuk jenis pondai tertentu (pondasi dalam dan struktur penahan tanah), tegas dan tetapkan sajalah “harus” atau “tidak” untuk mengadakan percobaan pembebanan ini.
Menurut saya, sudah wajar bila pondasi dalam sepereti tiang pancang dan bor pile diwajibkan percobaan pembebanan. Bila hanya sekedar dianggap perlu, untuk apa pada Ayat 2 Pasal 51 ini diuraikan secara spesifik dan teperinci metode dan cara-cara percobaan pembebanan lengkap dengan segala mekanismenya.
Terus terang isi Pasal 51 perda ini benar-benar membingungkan orang-orang teknik sipil. Agar Pasal 51 ini bisa dipahami dan bermanfaat buat kita semua, saya kira harus segera dikeluarkan Petunjuk Teknis dan Petunjuk Pelaksanaannya (Juknis & Juklak), atau bisa jadi cukup dengan keputusan Kepala Dinas Tata Kota (Distako) Pekanbaru.***

2 responses to “Pasal 51 Perda 01/2010 Bagaikan Bola Tanggung

  1. assalamualiakum pak, ud alam rasanya tdk bercengkrama pak, alhamdulillah setelah sya browsing k situs structure engineer bapak jga sebagai salah satu rekan-rekan d sini, salam buat semua ya pak….

  2. toms shoes fresno Pasal 51 Perda 01/2010 Bagaikan Bola Tanggung | Science and Civil Structure Media

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s