Desain Lantai Beton Dermaga


(Mutu Beton Minimal Fc’ = 35 MPa)

Ir. Rony Ardiansyah, MT, IP-U.

Praktisi HAKI (Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia)

Pertanyaan:

Dibutuhkan beton untuk konstruksi lantai dermaga yang terkena pengaruh lingkungan air laut. Diperlukan beton mutu fc’ = 25 Mpa untuk desain strukturnya. Ditentukan pula akan digunakan semen Tipe 1 dan agregat biasa berukuran maksimum 20 mm. ( Diskusi ini dipilih dari Sumber: Pengendalian Mutu Beton sesuai SNI, ACI dan ASTM, Pujo Aji, 2010: 97-98). Tentukan syarat-syarat desain campuran beton lantai dermaga.

Jawaban:

Beton yang dikehendaki untuk struktur dermaga ini harus tahan pengaruh lingkungan laut, Tabel.1 di SNI 2847 Pasal 6.2 menentukan mutu beton minimum harus fc’= 35 Mpa dan faktor air semen maksimal harus 0,4 Mutu Beton 35 Mpa ini menentukan walau desain struktur hanya perlu fc’ = 35 Mpa. Rasio air semen 0,4 dan mutu beton 35 Mpa harus dipakai untuk menentukan proporsi campuran menggunakan bahan-bahan aktual lapangan yang sama. Untuk menyimpulkan pemenuhan kuat rata-rata proporsi campuran, produsen beton cukup menyajikan catatan hasil uji yang kurang dari 30 contoh tetapi tidak kurang dari 10 contoh pengujian secara berurutan yang menunjukkan nilau kuat tekan rata-rata lebih besar dari 35 Mpa. Bila proyek tidak memiliki data “track record” untuk perhitungan standar deviasi, maka deviasi standar ditetapkan sebesar di Tabel.5 dan proporsi campuran beton harus memenuhi ketentuan SNI 2847 Pasal 7.3.2.2. Nilai deviasi standar yang diperoleh dari suatu fasilitas produksi beton dapat dipakai sebagai indikator ukuran kontrol kualitas produksi dilapangan sebagai berikut (SNI 03—6815-2002). 1). Kontrol Kualitas Istimewah < 2,8. 2). Kontrol Kualitas Sangat Baik 2,8-3,5. 3). Kontrol Kualitas Baik 3,5-4,2. 4). Kontrol Kualitas Cukup 4,2-4,9. 5). Kontrol Kualitas Kurang < 4,9.***

About these ads

3 responses to “Desain Lantai Beton Dermaga

  1. aslmukum, salm kenal pak saya sangat terkesan dengan artikel2 yang bapak buat, dan sangat membantu saya dalam bekerja. pak saya mau tanya untuk JMF beton C-35 standartnya berapa untuk pekerjaan Jetty. proyek ada di kupang NTT kondisi pasir kurang bagus pak pada saat dites untuk umur 3 hari tidak bisa mencapai 46%, padahal porpossi semen sudah 500 Kg/m3, mohon sarannya. makasih

  2. Walaikumussalam Sdr. Eko. Umur beton yang tidak tercapai pada usia muda atau pun usia tua tergantung banyak faktor, misalnya jenis, gradasi agregat yg digunakan, FAS dll. Bisa juga disebabkan oleh tipe semen yang digunakan (porsi kandungan zat kimia semennya), bisa jadi pada usia mudah tidak tercapai, tetapi setelah usia tua (28 hari) kuat tekannya malahan lebih dari yang ditargetkan. Mengenai standar beton untuk pekerjaan Jetty mana tahu ada sumbangan pengalaman dari pembaca blok ini, trims.

  3. Salam Pembangunan Pak…Mohon Ijin Share Artikelnya.
    Gada Bina Usaha Rubber Fender,Dock Bumper,Karet Fender
    081233069330
    Sukses Pak Rony..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s