Sifilis, Bahaya Zina dalam Islam


Ir. Rony Ardiansyah, MT, IP-U.

Peminat Sains Qur’an/Dosen Pasca Sarjana Magister Teknik Sipil UIR

             

                Allah Ta’ala berfirman, “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.”(QS. Al-Isra’:32).

            Cerita masalah zina, saya jadi teringat satu bait lagu, “…Mungkin Tuhan bosan, melihat tingkah kita yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa.…” Bait lagu ini menggambarkan zaman edan sekarang ini, di mana manusia bukannya takut pada perbuatan zina. Akan tetapi dengan bangga menceritakan perbuatan zina dan dosa-dosanya, Allahu Akbar semoga Allah mengampuni hamba-Nya.

            Kita akan membicarakan bahaya zina menurut pandangan kesehatan, supaya Anda mengetahui malapetaka-malapetaka yang ditimpa dosa besar ini kepada pelakunya; malapetaka-malapetaka yang hingga kini masih membuat dunia merintih dan melubangi tulang-tulang kemanusiaan seperti ulat melubangi inti kayu.

            Salah satu malapetaka ini adalah sifilis. Ketika berbicara tentang sifilis, menurut Dr.dr. H. Muhammad Washfi dalam bukunya “Menguak Rahasia Ilmu Kedokteran dalam Al-Qur’an hal 105-113”, adalah sedang membicarakan tentang penyakit ketiga berbahaya di dunia. Dan penyakit pertama yang menolak membiarkan penderitanya istirahat dalam kematian, seta membuatnya ada pada kondisi yang memilukan hati dan meremukan dada.

            Persebaran penyakit ini sama dengan persebaran zina itu sendiri. Di London saja, sifilis menyerang sekitar 10% penduduknya atau sama dengan 60.000 orang, di Berlin 12%, di ibukota Perancis 15%, dan di Johanesberg yang penduduknya mencapai 138.130 jiwa penderita sifilis mencapai 47.000 orang. Profesor Pankens menyatakan, di seluruh Jerman, dari setiap lima ditemukan dua orang penderita sifilis. Sementara di Amerika Serikat, sekitar 3000 orang meninggal setiap tahun akibat penyakit ini. Sedangkan di Mesir, pada tahun 1931, 14 klinik kesehatan telah dikunjungi 250.000 pezina yang terserang penyakit sifilis. Dan seperti telah diketahui, jumlah penderita penyakit ini di Mesir tidak kurang dari 2.000.000 orang. Kita pun mengetahui bahwa para penderita sifilis yang tidak melapor kepada pihak berwenang jumlahnya tidak diketahui kecuali Allah Ta’ala.

            Penularan penyakit ini bisa berlangsung lewat zina. Dan penyebab adalah kuman tertentu yang dinamakan “Treponema Pallidum”. Anda bisa mengetahui hakikat penyakit ini dengan sebenarnya bila Anda mengetahui bahwa penyakit ini mempengaruhi seluruh bagian tubuh penderitanya merusak fungsi semua anggota tubuhnya. Anda akan mengetahui juga tentang “sifilis turunan”, bahwa penyakit ini diwariskan kepada anak cucu penderitanya. Selain itu, Anda akan mengetahui bagaimana para penzina mempersembahkan hadiah terburuk dan penyakit paling berbahaya kepada anak cucu mereka.

            Munculnya borok ganas (tukak) di tempat terserang penyakit sifilis hanyalah sebuah peringatan keras tentang serangan bakteri-bakteri sifilis terhadap seluruh anggota tubuh lewat penyakit pembuluh darah dan kelenjer-kelenjer limfa. Kemudian, kulit tubuh memerah (ruam-ruam) dan membercak seperti lingkaran bunga mawar. Tidak lama kemudian, bercak-bercak ini berubah menjadi gelumbung-gelumbung sifilis (pupul). Bisul sifilis pun dengan cepat menjadi nanah. Semua itu muncul bersamaan dengan suatu pembengkakan yang langsung menyebar ke seluruh kelenjer limfa tubuh.

Sifilis juga menyerang mata dan merusaknya dengan kuman-kumannya. Di London, ibukota Inggris, persentase kebutaan karena sifilis mencapai 3,4% dari total jumlah orang buta di sana. Sedangkan tentang serangannya terhadap telinga, cukuplah Anda mengatahui bahwa 25% penderita sifilis menjadi tuli.  

            Sifilis menyerang bagian-bagian mulut dengan serius. Anda melihat mulut penderita sifilis penuh dengan borok dan lumuran lendir hingga mulut membengkak dan membeku, jaringannya melemah, sementara borok-borok dan bengkak-bengkak bernanah muncul di dalamnya. Amandelnya juga menjadi bengkak dan bernanah. Begitu juga saluran tekak (di tenggorokan), di sana muncul borok-borok yang terkadang menghalangi pernafasan dan penelanan makanan karena tekak bertautan dengan rahang bawah yang lunak. Selaput tulang rahang bawah meradang dan terserang borok, sehingga memunculkan lubang yang lebar di rahang.

            Organ kencing dan organ reproduksi juga bisa rusak, sehingga fungsi ginjal tidak bisa bekerja secara normal akibat terserang borok dan bengkak bernanah. Demikian juga kandungan kemih, seluruh bagian testis dan ovarium.

            Sifilis juga menyerang sistem pernafasan. Penyakit ini akan menyerang kedua saluran pernafasan dengan borok-borok kronis dan bengkak-bengkak bernanah yang menjalar hingga paru-paru; merusak fungsinya; serta menyebabkan kematian penderitanya.

            Sedangkan pengaruh sifilis terhadap sistem saraf dan efek terhadap bagian-bagiannya, perusakan fungsi seluruh selnya, kerusakannya dan penguraiannya, seperti yang terjadi pada penyakit lumpuh yang menyerang orang-orang gila. Penyakit ini mengakibatkan hal yang tidak bisa dilakukan oleh penyakit lain, karena sangking kejamnya ia terhadap korban-korbannya, sangking dalamnya ia masuk ke sudut-sudut yang terdalam dari pada korbannya, dan pengaruhnya yang luar biasa dalam membunuh mereka.

            Anda hanya perlu mengetahui bahwa sifilis merusak otak penderitanya secara kejam hingga membuat selaput otaknya meradang. Inilah yang disebut dengan “neurosifilis”. Pembuluh-pembuluh darah yang menyempit juga terserang, sehingga menjadi rusak dan darah tidak bisa masuk dari bagian-bagian yang biasa disuplainya. Ini yang disebut “sifilis kardiovaskuler”. Saat itulah akan terlihat gejala-gejala penyakit ini. Lebih parah lagi, akan terjadi pendarahan otak yang diakibatkan pecahnya pembuluh-pembuluh darah. 

            Begitulah, penyakit sifilis tidak akan membiarkan satu pun anggota tubuh tersisa. Penyakit ini menyerang semua dan mendisfungsikannya. Karenanya, ia dianggap penyakit paling berbahaya di seluruh penjuru dunia. Gejala-gejala yang ditimbulkan kuman-kumannya sangat mirip dengan seluruh penyakit yang ada di dunia. Penyakit ini menyebabkan kerusakan hati, menyebabkan jaringan terserang “cirrbosis” (penyakit kronis pada jaringan hati). Penyakit ini juga menyerang limpa, seluruh isi tubuh, dan semua bagiannya. Disamping itu, sifilis juga menyebabkan deman pada penderitanya, sehingga mereka tidak mampu bergerak. Karena penyakit ini, mereka mengeluh gejala-gejala yang sangat mirip dengan gejala-gejala demam malaria dan demam “tiphoid”. Sehingga oleh Dr.dr. H. Muhammad Washfi, menyamakan pezina yang menderita penyakit yang telah dia jelaskan sebagian gejalanya dan telah dipaparkannya sejauh mana masuk ke dalam tubuh, seperti orang yang dalam ayat Al-Qur’an telah dijelaskan sebagai berikut ini. “Di hadapannya ada  Jahanam dan dia akan diberi minuman dengan air nanah. Diminumnya air nanah itu dan hampir dia tidak bisa menelannya dan datanglah (bahaya) maut kepadanya dari segenap penjuru, tetapi dia tidak juga mati, dan dihadapannya masih ada azab yang berat.”(OS. Ibrahim:16-17).

About these ads

2 responses to “Sifilis, Bahaya Zina dalam Islam

  1. masya alloh sungguh luar biasa bahayax ya

  2. Subhannallah allah maha kuasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s