Samakah Mutu Beton K-225 dengan fc’ 22,5 Mpa?


Ir. Rony Ardiansyah, MT, IP-U.

Praktisi  HAKI (Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia)

 

            Pak Pengasuh Rubrik Konstruksi. Apakah sama mutu beton K-225 dengan fc’22,5 Mpa, dan apakah pula hubungannya dengan pengujian benda uji kubus dengan silinder. Dari Irfan, BE  Pekanbaru.

Pak Irfan, BE yang saya hormati. Jawabannya tidak sama, karena K-225 adalah kuat tekan karakteristik beton 225 kg/cm2 dengan benda uji kubus bersisi 15 cm. Sedangkan fc’22,5 Mpa adalah kuat tekan beton yang disyaratkan 22,5 Mpa atau 225 kg/cm2 dengan benda uji silinder. Jadi, karena terjadi perbedaan benda uji maka mutu betonnya menjadi tidak sama. Perlu dicatat, fc’22,5 Mpa itu setara dengan mutu beton berkisar K-271.

 

Apakah kuat tekan Karakteristik itu? kekuatan tekan karakteristik ialah kekuatan tekan, dimana dari sejumlah besar hasil-hasil pemeriksaan benda uji, kemungkinan adanya kekuatan tekan yang kurang dari itu terbatas sampai 5% saja. Yang diartikan dengan kekuatan tekan beton senantiasa ialah kekuatan tekan yang diperoleh dari pemeriksaan benda uji kubus yang bersisi 15 (+0,06) cm pada umur 28 hari.

Sedangkan fc’ adalah kuat tekan beton yang disyaratkan (dalam Mpa), didapat berdasarkan pada hasil pengujian benda uji silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Penentuan nilai fc’ boleh juga didasarkan pada hasil pengujian pada nilai fck yang didapat dari hasil uji tekan benda uji kubus bersisi 150 mm. Dalam hal ini fc’ didapat dari perhitungan konversi berikut ini. Fc’=(0,76+0,2 log fck/15) fck, dimana fck adalah kuat tekan beton (dalam MPa), didapat dari benda uji kubus bersisi 150 mm. Atau perbandingan kedua benda uji ini, untuk kebutuhan praktis bisa diambil  berkisar 0,83.

Para pelaksana konstruksi perlu ekstra hati-hati, karena para sarjana kita dewasa ini telah dan harus mengunakan standar perencanaan berdasarkan SNI. Sedangkan aplikasi sampai saat ini hampir semua Bestek atau Recana Kerja dan Syarat-Syarat (RKS) di Provinsi Riau, masih mengunakan mutu beton dengan “K” (karakteristik).  Jadi jangan coba, sesekali memesan mutu beton K-225 apabila di RKS tercantum mutu beton fc’22,5 Mpa karena ini sangat berbahaya, bisa menimbulkan kegagalan struktur bangunan beton bertulang.

Contoh perhitungan mutu beton fc’ 22,5 Mpa, menjadi “K”. Misalkan mutu beton di RKS 22,5 Mpa, maka kita dapat menghitung dengan konversi benda uji kubus ke silinder, yakni berkisar 0,83 dan konversi satuan Mpa ke kg/cm2, yakni sama dengan 10. Jadi mutu beton adalah sama dengan 22,5*10/0,83 = 271 kg/cm2.

Sebagai catatan tambahan. Tingkat kekuatan dari suatu mutu beton dikatakan dicapai dengan memuaskan  bila persyaratan berikut terpenuhi : (i).  Nilai rata-rata dari semua pasangan hasil benda uji yang masing masing terdiri dari empat hasil uji kuat tekan tidak kurang dari (fc’ + 0,82 S). (ii). Tidak satupun dari hasil uji tekan (rata-rata dari dua silinder) mempunyai nilai dibawah 0,85 fc’.***

About these ads

248 responses to “Samakah Mutu Beton K-225 dengan fc’ 22,5 Mpa?

  1. Terimakasih pak, dari tuliasan bapak saya telah mendapatkan informasi yang saya perlukan.

  2. rifwan tanjung

    Terimakasi infonya ya pak….
    kalau campuran beton untuk komposit (beton dan baja) ada ketentuan gak pak????
    sebelumnya saya ucapkan terimakasih…

  3. Sdr Rifwan Tanjung, maksud sdr komposite antara beton dan baja profil kali, ya. Tentu mutu beton dan baja profil itu harus mengikuti spesifikasi yang telah ditentukan oleh perencananya, trims.

  4. sebelumnya terimakasih atas info yang di berikan….
    saya mau bertanya sedikit mengenai beton….
    yang di maksud dengan K125, K175, K225, K300 gimana sih….??
    apa yang membedakannya?? apakah hanya kekuatannya saja….?
    terima kasih….
    mohon bantuannya…

  5. Terimakasih sdr. Irur. “K” adalah Tegangan Karakteristik beton, istilah yang digunakan PBI-71 untuk mutu beton, merupakan tegangan rata-rata benda uji kubus dikurangan 1,64 S (deviasi standar), selanjutnya! silahkan baca PBI-71…….Maksud K-175 adalah tegangan rata-rata benda uji kubus sisi 15 cm – 1,64 S pada umur 28 hari tidak kurang dari 175 kg/cm2.

  6. Saya mengajukan pertanyaan pak
    1. untuk jenis beton sampel silinder ukuran (100 x 200) mm, konversi nya gimana ya?
    2. yang saya ingin tanyakan, angka 0.83 didapat dari mana?

    matur nuwun, mohon dibalas..

  7. Terimakasih Sdr. Andita Tri Budianto. Untuk Silinder 100 x 2000 mm, harus diadakan percobaan terlebih daluhu, karena saya belum ada data konversinya. Adapun angka 0,83 adalah angka konversi silinder 150 x 300 mm, lebih tepatnya Anda dapat mempergunakan Rumus berikut ini.

    Fc’=[ 0,76+0,2 log (fck/15) ] fck
    Fc’ adalah kuat tekan silinder (MPa), dan
    Fck adalah kuat tekan kubus (Mpa)

    • Pak, saya masih awam tentang pernyataan dibawah ini, bisa bapak kasih saya contoh perhitunganya, mksh banyak. Buat referensi TA saya, mksh
      Fc’=[ 0,76+0,2 log (fck/15) ] fck
      Fc’ adalah kuat tekan silinder (MPa), dan
      Fck adalah kuat tekan kubus (Mpa)

  8. ass…
    pak kuat tekan beton k-175 tu brapa sich…….?

  9. terimakasih tulisan bapak sangat bermanfaat bagi mahasiswa sipil seperti saya.
    Saya mau tanya tentang tulisan bapak diatas,angka konversi 0,83 itu untuk silinder ke kubus atau kubus ke silinder. kalo gak salah diatas itu untuk kubus ke silinder ya pak?saya dapatnya kok sebaliknya.
    kemudian untuk kuat tekan karakteristik = fc-1,64s itu untuk tekan kubus ya pak? kalau untuk silinder apa beda. Diatas ada tulisan bapak= fc-0.82S, itu untuk standar dilapangan saja atau karakteristik untuk benda uji silinder? Makasih sebelumnya Pak.

  10. Waalaikumussalam sdr Utut….kekuatan tekan karakteristik (175 kg/cm2) ialah kekuatan tekan, dimana dari sejumlah besar hasil-hasil pemeriksaan benda uji, kemungkinan adanya kekuatan tekan yang kurang dari itu terbatas sampai 5% saja, yang diartikan dengan kekuatan tekan beton senantiasa ialah kekuatan tekan yang diperoleh dari pemeriksaan benda uji kubus yang bersisi 15 (+0,06) cm pada umur 28 hari .

  11. Terimakasih Sdr. Edi. Dari kubus ke silinder maupun dari silinder ke kubus sama saja yakni 0,83. Dari kubus ke silinder Anda kalikan dengan 0,83. Sedangkan dari silinder ke kubus Anda bagi dengan 0,83.
    Nilai 1,64 tidak tergantung bentuk benda uji. Nilai 1,64 berasal dari kurva normal (berbentuk lonceng/statistik) dengan tingkat kesalahan 5%, baik kubus maupun silinder ukuran apa saja tetap 1,64.
    Adapun (fc’ + 0,82 S) adalah persyaratan lain yang ditetapkan di PB’89/SKSNI, sebagai persyaratan penerimaan hasil uji baik silinder ataupun kubus.

  12. terimakasih jawaban sebelumnya pak.
    Untuk tingkat kesalahan 5% apakah tergantung dari jumlah benda uji yang dites pak?

  13. Buat Sdr. Edi, untuk tingkat kesalahan 5% menurut kurva distribusi normal tidak tergantung jumlah benda uji. Tetapi untuk syarat penerimaan beton PBI-71 menyaratkan minimal 20 benda uji, SKSNI menyaratkan 30 benda uji.

  14. maksh jawabannya pak,,maaf kalo banyak tanya. saya bersyukur ada bapak yang mau terbuka dan membagikan ilmu.
    yang mau saya tanyakan, kenapa untuk tes tekan beton memakai umur 7,14,21,dan 28, tidak umur yang lain. Bolehkah dites pada umur 3 hari Pak?kenapa? apakah ada keterangan tentang pengetesan beton umur 3 hari, atau 1 hari didalam peraturan2 beton? Makasih pak sebelumnya.

  15. Buat Sdr. Edi, Sebenarnya boleh saja di tes dengan berbagai umur. Dalam peraturan beton ditetapkan 3, 7, 14, 21, dan 28 karena sudah ada nilai konversinya. Guna diuji pada berbagai umur adalah untuk: Trial mix, pengontrolan mutu dan buat pembukaan begisting pada umur muda beton seperti kolom dsb. Trims

  16. bos… saya mau nanya,,, kalau kuat tekan yg disyaratkan adalah 300 kg/cm2 untuk benda uji silinder, maka jika memakai benda uji kubus dan mendapatkan angka 240 kg/cm2 untuk kuat tekan 7 hari maka konversi ke silindernya berapa kg/cm2?

  17. Terimakasih Pak Mulyadi. Menurut SKSNI: Kuat Tekan Beton Yang Disyaratkan adalah Kuat tekan sejumlah benda uji (30 benda uji, silinder dia. 150 mm x 300 mm) yang diuji pada umur 28 hari, dengan simbol fc’ dengan satuan MPa. Mungkin yang Anda maksud adalah fc’=30 Mpa.
    Sedangkan kuat tekan dari sejumlah benda uji (kubus dengan sisi 15 cm, sebanyak 20 bh) yang diuji pada umur 28 hari dengan simbol fck.
    Jadi secara simple dapat dihitung
    fc’= (240/0,65) * (0,83/10) = 30,64615385 MPa.
    0,65 = konversi umur 7 ke 28
    10 = konversi satuan Mpa ke kg/cm2
    0,83= konbersi benda uji kubus ke Silinder

  18. Pak Mulyadi, saya ingin menanyakan komposisi kekuatan Beton fc’ 25, fc’30 pada umur 3,7,14,21 & 28 hari itu berapa % tase kekuatan yg disyaratkan dicapai pada umur trsebut.
    apakah ada rumusannya ?? yang bisa diterapkan juga untuk mutu beton yang lain seperti fc’ 20, fc’35, fc’40 dll….

  19. Maaf sdr. Budivinola, Saya Rony Ardiansyah, selamat datang di blog kami. Mengenai perkembangan kuat tekan beton pada berbagai umur dapat Anda lihat di Tabel 3 Perbandingan kekuatan tekan beton pada berbagai-bagai umur (PBI 1971:34). dan Tabel 3.10 Perbandingan kuat tekan beton berbagai umur untuk benda uji silinder yang dirawat di laboraturium (PB 1989:17).

  20. Pak Rony, bagaimana dengan beton ber-pozzolan apakah angka konversi ke umur 28 sama atau berbeda? Apakah beton berpozzolan harus di tes pada umur diatas 28 hari? terimakasih sebelumnya.

  21. Pak Rony, bagaimana untuk beton ber pozzolan apakah nilai konversinya juga sama?Apakah benar pazzolan baru bereaksi diatas umur 28 hari? Apakah beton berpozzolan wajib dites pada umur diatas 28 hari? Terima kasih atas jawabannya.

  22. Sdr. Edi, jenis Porland Cement untuk beton ada beberapa jenis di pasaran, yakni: PC, PPC, dan PCC. Meskipun perkembangan kuat tekan pada umur mudanya ada yang lebih cepat, tetapi pada umumnya akan mencapai kekuatan yang hampir sama pada umur 28 hari, trims.

  23. @edi : sepakat…. untuk jenis beton PPC atau type II ini faktor konversinya sama saja dengan semen PCC. akan tetapi yang menjadi masalah,,, apakah kecenderungan/sifat semen PPC itu seperti yang saya alami yakni kekuatan pada umur 7 hari dapat mencapai kekuatan yang disyaratkan sedangkan ketika berumur 28 hari dan di tes kekuatannya hanya mencapai (jika memakai C30) 289 – 290 kg/cm2. kenapa yah???

  24. Pak Rony,, jika menggunakan faktor konversi tersebut 0,83, jika menggunakan kubus dan benda uji yang disyaratkan itu adalah silinder konversinya dari kubus ke silinder sangat jauh. bahkan jika diperoleh hasil kuat tekan kubus 300 kg/cm2 (dites 28 hr) jika di konversi akan 249 kg/cm2 sehingga kekuatan yang disyaratkan tedak memenuhi syarat…. begaimana boss?

  25. ass……
    pak..maksut dari mutu beton K-225 tu apa ya…..?

  26. Pak Rony,,yang dimaksud umur awal beton itu umur berapa hari ya Pak? Apakah ada standar atau pedoman tentang umur awal beton tersebut. Terima kasih.

  27. @Pak Mulyadi; jika hasil yang dicapai pada umur 28 hari dengan benda uji kubus maka bila dikonfersi kurang lebih dapat 24 Mpa, ini jelas tidak memenuhi syarat karena dibawah fc rencana. Tapi, yang mau saya tanyakan berapakah jumlah benda uji yang pak Mulyadi tes? karena hasil tekan yang terjadi pasti akan terjadi variasi.

  28. Pak Mulyadi, saya ingin bertanya kembali: yang disayaratkan itu K atau Fc’? Jika yang disyaratkan itu adalah misalnya K-300, maka benda ujinya adalah kubus, tidak perlu lagi dikonversi.

  29. Pak Rony, apakah ada pengaruhnya benda uji beton yang di rendah dalam air (pada curing-nya) terhadap kekuatan beton tersebut. saya ada case spt itu.. pada proyek saya di prov babel kami melakukan uji beton di PU Babel (JMF & Uji di PU, hasil uji beton memenuhi syarat kekuatannya pada hari ke-7,14 & 28). lalu formula tsb kami ujikan di tempat lain(sesuai permintaan owner) di tempat Lain itu (sebut saja di Depok) JMF & uji kami lakukan dengan menggunakan formula yang kami dapat di PU babel. tapi anehnya rumus tsb tidak memenuhi syarat kekuatannya setelah di uji pada hari ke-7,14. saya coba mencari tahu kenapa saya curiga ada pada curing betonnya. di Depok tersebut curing benda uji dilakukan dengan di rendamdalam bak air. (tapi secara logika harusnya tidak pengaruh karena beton akan makin mengeras di dalam air, sesuai sifat beton), benda uji baru diangkat dari air setelah saya datang ke Depok, kemudian di keringkan di dalam oven memakai lampu pijar, setelah bagian luar kelihatan tidak basah, benda uji di uji tekan(benda uji Silinder). hasilnya tidak memenuhi syarat kekuatan sesuai umur hari-hari tsb. lalu saya berlogika bila benda uji baru diangkat dari air lalu di keringkan di bawah lampu pijar maka yang kering hanya permukaannya sedang bagian dalam beton masih banyak mengandug air, dengan banyaknya air didalam beton tersebut mengakibatkan beton tidak mampu menahan beban sesuai persyaratn umurnya. apakah memang demikian Pak Rony… mohon penjelasannya…. termasuk syarat apa yang seharusnya dilakukan dalam curing benda uji beton dan apa yang sebenarnya tidak boleh dilakukan dalam sistem curing beton… demikian terima kasih..

  30. Sdr. Budivinola. Sepanjang pengetahuan saya juga tidak ada pengaruhnya. Dibeberapa buku pedoman praktikum mensyaratkan agar beton direndam dalam bak sampai batas waktu pengujiann kuat tekan. Pada sat mau diuji, ambil benda uji dalam bak perendaman dan permukaan benda uji cukup hanya dilap. tujuan perawatan ini tidak perlu saya jelaskan karena Anda sendiri tentu sudah mengetahuinya. Tetapi ada pendapat yang mengatakan bahwa beton yang dikeringkan menunjukkan peningkatan kekuatan, mungkin ada sesuatu hal yang dapat terjadi dgn adanya perubahan struktur C-S-H pada pengeringan, atau mungkin ada perubahan pada pergeseran dari dalam dan kaitannya dgn skala ukuran mikro, sehingga kelembaban mempunyai pengaruh sebagai proses pelumas, mengakibatkan partikel terlepas satu sama lain dgn mudah.

  31. Assalamualaikum pak roni,

    Pak roni apakah ada hubungan mutu beton..misal K-225 yang artinya kuat tekan 225 Kg/cm2 itu adalah kekuatan dari beton yang bisa menahan beban benda di atasnya dengan maksimal berat 225 Kg??. Misal dimensi benda 1 m2 berarti berat benda bila disimpan di beton K-225 tidak boleh dari 225×10000=2250000 Kg, betul tidak pak?? ada tidak hitungannya mutu beton dengan berat beban benda di atas beton itu?
    Satu lagi pak, Apakah mutu beton lama-lama bisa turun, misal K-275 setelah sekian tahun berubah menjadi K-225 karena pengaruh umur atau adanya genangan air?

    Trims pak sebelumnya

  32. Assalamualaikum pak roni,

    Pak roni apakah ada hubungan mutu beton..misal K-225 yang artinya kuat tekan 225 Kg/cm2 itu adalah kekuatan dari beton yang bisa menahan beban benda di atasnya dengan maksimal berat 225 Kg??. Misal dimensi benda 1 m2 berarti berat benda bila disimpan di beton K-225 tidak boleh dari 225×10000=2250000 Kg, betul tidak pak?? ada tidak hitungannya mutu beton dengan berat beban benda di atas beton itu?
    Satu lagi pak, Apakah mutu beton lama-lama bisa turun, misal K-275 setelah sekian tahun berubah menjadi K-225 karena pengaruh umur atau adanya genangan air?

    Trims pak sebelumnya

  33. Salam Kenal Pak …
    Saya mintak Rumus Kompersi Besi Beton Pak …
    misal Di gambar kita menggunakan besi d-22mm, tetapi kita mmpunya stock besi beton d-19mm ..
    Terima Kasih Pak .

  34. Terimakasih Sdr. Robith. Konversi tulangan adalah berdasarkan luas penampang tulangan tersebut, Anda bisa menggunakan rumus luas lingkaran yakni, atau tabel tersebut bisa Anda dapatkan di buku Teknik Sipil yg disusun Ir. Sunggono, terbitan Nova.

  35. Waalaikummussalam wr.wb Sdr. Harry. Yang dimaksud dengan kuat tekan 225 kg/cm2 adalah kuat tekan batas/ultimate 1 cm2 dengan beban batas 225 kg. Supaya lebih jelas silahkan Anda baca di PBI-71, trims.

  36. terimakasih banyak pa atas pencerahannya
    sekalian mau nanya kalau untuk kansteen pabrikasi dengan mutu k 175 pabrikasi untuk perencanaan apa perlu kita lampirkan hasil job mix nya dari peusahaan pembuat kansteen kepada pemilik kerjaan ???

  37. Buat Sdr, Yang menanyakan masalah kansteen
    Pada umum perusahaan freecast tentu sudah menyediakan spesifikasi teknik produk mereka, saya kira cukup lanpiran spesifikasi tersebut. Tinggal seberapa jauh kepercayaan konsumen yang akan menggunakan produk ybs, trims.

  38. Marvin Apituley

    pak Rony yth. terima kasih bpk mau berbagi ilmu untuk kami, pahala bapak besar sekali, mau tanya ni pak, kalau dalam pembacaan manometer pada alat selinder uji beton, contohnya 300 kN. apakah ada nilai kalibrasi/ konversi sehingga mendapat beton dengan karakteristik K300, kalau ada berapa nilainya. maaf ya pak sy orang awan dalam teknik sipil.

  39. Sdr. Marvin Apituley. Bacaan pada manometer (misalnya 300 kN) itu adalah besarnya Gaya yg bekerja pada benda uji. Jika gaya dibagi dengan luas penampang benda uji (misalnya kubus 15 x 15 cm = 225 cm2) itu disebut dengan tegangan benda uji. Bila diuji pada umur 7 hari nilai konversi benda ujinya = 0,65 dan 28 hari = 1. Terus harus dikalikan juga dengan nilai konversi satuan. Bila benda kubus 15 x 15 x 15 cm bacaan manometer 300 kn diuji pada umur 7 hari, maka kuat tekan beton benda uji tsb adalah berkisar 215 kg/cm2 (setelah dikonversikan ke 28 hari).
    Sedangkan yang dimaksud dgn kuat tekan karakteristik beton adalah kuat tekan rata-rata sejumlah benda uji (mis. 20 bh) dikurangi dengan 1,64 deviasi standar. Jadi K beton tidak sama dengan kuat tekan yang satu buah itu, trims.

  40. Assalamualaikum…
    wahh… keren bnget blog nya menambah ilmu pengetahuan saya, walau saya sdh bekerja. namun ternyata msh bnyak kekurangan saya, blog bapak sangat membantu sy untuk pekerjaan saya. saya ada pertanyaan, berapa kah komposisi atau campuran untuk beton K225, K 300 dan apakah ada kuat tekan karateristik yg melebihi dr 400, jika ada berapa kah komposisi untuk campuran masing2 ? trimakasih…
    wasslm

  41. Waalaikumussalam… sdr Fera Febrika. Untuk mentukan dan merencanakan mutu beton yang kita kehendaki harus terlebih dahulu membuat komposisi campuran beton yang disebut mix design. Dalam menentukan proporsi campuran sangat tergantung kepada FAS (Faktor Air Semen) yang digunakan, umumnya 0,4 s/d 0,6. Juga tergantung pada Gradasi agregat, kekerasan material (bisa dgn uji abrasi), kadar lumpur, berat isi agreagat dan sebagainya. Setelah ditentukan parameter agregat baru dapat ditentukan proporsi campurannya. Mutu beton K-400 atau lebih bisa dicapai, misalnya untuk lokasi Pekanbaru, dengan mempergunakan agregat halus dari Danau Bingkuang, agregat kasar dari Tanjung Balai Karimun dan Portlang Cement berkisar 10 zak/m3 beton. Trims

  42. 1.

    Ass….

    Pak Rony yang terhormat dan baik hati, maaf saya mau nanya karna saya awam dlm bidang teknik sipil, pada alat uji kuat tekan beton apakah ada nilai konversi apabila pada manomoter dgn satuan kN, nah kalau hasil tekan sampai beton hancur dan pada manometernya menunjukan angka 300, apakah itu sudah menunjukan bahwa benda uji tersebut telah masuk pada K300, dan kalau ada nilai konversi, mohon di sampaikan. selanjutnya bgmn cara untuk mendapatkan Modulus Kesehatan Agregat. terima kasih.

  43. Sdr Apyn, pertanyaan Anda sama dgn pertanyaan Sdr. Marvin Apituley. Lihat jawabannya saya tanggal 27 Agustus 2010, trims

  44. Pak rony Yth.
    Apakah Benda uji beton umur 3 hari mempunyai nilai konversi ke umur 28 hr, selanjutnya pak kita mempunyai alat uji kuat tekan beton yg mempunyai Manometer dalam skala kN, klw dikonfersikan ke Kg, berapa nilai Konversinya. trim pak

  45. Mohon Maaf Pak saya baru lihat jwbx, trima kasih banyak pak atas jwabx, jgn bosan ya ama qta yg belum paham benar tentang teknik sipil.

  46. Terima kasih pak infonya,…

  47. Ass Pak
    Aku mau nanya pak.
    aku mau penelitian terus aku menggunakan kubus 15x15x15cm.
    kemudian dosen penguji bertanya kenapa menggunakan kubus daripada silinder?
    terus aku harus jawab apa pak.
    makasih y pak

  48. Ass pak
    aku mau tanya tentang penelitian aku karena dosen bertanya kenapa kamu memakai kubus daripada silinder?
    aku harus jawab apa pak…

  49. Waalaikummussalam Sdr. Aditya P. Sebenarnya kubus sisi 15 cm dipergunakan di PBI-71 untuk menentukan Tekanan Karakteristik beton. Tetapi Di SKSNI kita mengenal benda uji Silinder, jadi wajar dosen Anda menanyakan mengapa tidak menggunakan silinder yang lebih up to date. Akan tetapi kita boleh saja menggunakan benda uji ukuran apapun, bila itu sesuai dengan tema penelitian yang akan Anda teliti.

  50. pak saya mau tanya kalau fc itu kepanjangannya apa??

  51. Saya mau tanya nih pa, berapa sih jumlah sample yang paling minimum dibutuhkan untuk pengujian suatu pekerjan? Dan perberapa volume (kubikasi/m3) sample harus diambil?
    Pertanyaan kedua, apakah diperbolehkan mengambil sample uji suatu pekerjaan dari pekerjaan yang lain dengan fc’ yang sama, batching plant yang sama dan hari yang sama?
    Dan apa dasar pertimbangannya?

  52. Sdr. Christoph. Yang Pertama, menurut PBI minimal 20 bh, sedangkan SKSNI Minimal 30 bh. Bila kurang Nilai “Deviasi standar” harus dikalikan dgn faktor. Mnurut PBI-71 setiap 5 m3 beton harus ada satu sample. Kedua persyaratan jumlah sample uji tersebut adalah untuk satu jenis pekerjaan, tidak digabung dengan jenis pekerjaan lainnya, trims.

  53. aslamualaikum pak rony
    dari jawaban bpk tgl 5 july :
    Nilai 1,64 tidak tergantung bentuk benda uji. Nilai 1,64 berasal dari kurva normal (berbentuk lonceng/statistik) dengan tingkat kesalahan 5%, baik kubus maupun silinder ukuran apa saja tetap 1,64.
    Adapun (fc’ + 0,82 S) adalah persyaratan lain yang ditetapkan di PB’89/SKSNI, sebagai persyaratan penerimaan hasil uji baik silinder ataupun kubus.
    kalo menurut SNI 2002 apakah ada perbedaan ?

  54. Pak, sy mau tanya nih. kalau konversi umur beton untuk 1 hari, kira2 berapa ya Pak?
    Terima kasih.

  55. Pak, sy mau tanya nih. kalau konversi umur beton untuk 1 hari, kira2 berapa ya Pak?
    Terima kasih.

  56. saya mau tanya pak,
    misalnya ada 18 benda uji,,bagaimana cara menentukan mutu dari beton tersebut sesuai SNI2002?

  57. assalamualaikum pak rony…..saya mau bertanya lebih lanjut mengenai jawaban diatas tentang jawaban untuk Sdr. Christoph. ”Yang Pertama, menurut PBI minimal 20 bh, sedangkan SKSNI Minimal 30 bh. Bila kurang Nilai “Deviasi standar” harus dikalikan dgn faktor”
    yang saya tanyakan..untuk jumla benda uji 18, berapa nilai faktor pengali deviasi standart ny?

  58. Assalam mualaikum Pak Rony,

    Blog bapak sangat berguna bagi saya khususnya yang awam terhadap dunia Teknik Sipil.
    Langsung saja Pak,
    Saya sedang mencari gudang, dan lantai gudang tersebut mempunyai spesifikasi mutu beton K225, tulangan M-6 wiremesh U-50 satu lapis dan tebal plat 20 cm.

    Rencananya gudang tersebut akan ditempati oleh coil baja seberat masing2 5 Ton, apakah lantai tersebut kuat menerima beban sebesar itu dan kadang-kadang apabila stock banyak coil dapat di tumpuk maksimal 2 baris.

    Terima kasih Pak,sukses selalu

    Regards

  59. Pak, saya mau tanya untuk umur beton menurut PBI 71 pada umur 7,14,28 hari mencapai berapa?

  60. Sdr. Gunawan berikut ini saya kutip Tabel 2.1 Perbandingan kekuatan tekan beton pada berbagai umur (PBI-71)
    Umur beton (hari) 3 7 14 21 28 90 365
    Semen Portland biasa 0,40 0,65 0,88 0,95 1,00 1,20 1,35
    Semen portland dengan kekuatan awal yang tinggi
    0,55 0,75 0,90 1,95 1,00 1,15 1,20

  61. Wasalammualaikum wr wb sdr. Ake. Spesifikasi gudang Anda sudah cukup kuat untuk menahan beban coil baja seberat masing2 5 Ton. Akan tetapi, kuat atau tidaknya pelat tidak hanya tergantung pada mutu beton, tebal pelat, jumlah tulangan, tetapi juga sangat tergantung kepada Kekerasan Tanah Dasarnya (Sub Grade) dan Jarak Dilatasi Pelat tersebut.

  62. Wasalammualaikum wr wb sdr. Fajar. Menurut Pedoman Beton 1989 (dasar SKSNI) Faktor Pengali Deviasi Standar, Bila benda uji kurang dari 25 buah adalah 1,03, kurang dari 20 adalah 1,08 dan kurang dari 15 adalah 1,16.

  63. Sdr. Intan konversi umur beton umur satu hari kayaknya belum pernah diteliti orang, karena disamping kuat tekannya kecil sekali, juga dari sisi pelaksanaan pekerjaan sipil tidak ada yang menganjurkan untuk membuka begisting pada umur 24 jam, trims.

  64. makasih ya pa..sangat berguna

  65. Ass Pak Rony…,
    Ak mau tanya…:
    Mengapa Beton harus direndam air terlebih dahulu sebelum diuji kuat tekan?
    Standard Deviasi dalam pengolahan data buat apa Pak? dan
    Berapa Standard Deviasi yg disyaratkan?
    Terima Kasih Sebelumnya Pak

  66. Ass Pak Rony…
    Saya mau tanya lagi Pak….:
    Apakah ada pengaruh penambahan CaO (Kapur) dalam pengerasan?
    Kalau ditambahkan CaO apakah mungkin kuat tekan beton akan meningkat juga dari beton normal??

  67. Oia Pak
    Mengapa Beton harus direndam terlebih dahulu sebelum diuji kuat tekan?
    Standard Deviasi dalam pengolahan data pada pengujia beton buat apa pak? dan
    Berapa Standard Deviasi yg disyaratkan?

  68. Waalaikumussalam sdr. Aditya. Perlu diadakan penelitian di Laboratorium terlebih dahulu, trims.

  69. Pak mohon informasi konversi umur beton 21 hari ke 28 hari utk beton mutu tinggi (dengan menggunakan superplastisizer dan silicafume) dengan kubus 15x15x15 dgn f’cr=500 kg/cm2

  70. Pak Rony
    Mengapa beton perlu direndam dengan air sebelum dilakukan pengujian?

  71. Pak Rony ak mau tanya …:
    Kenapa Beton harus direndam terlebih dahulu sebelum di tes kuat tekan?

  72. pak,
    bagaimana cara menentukan faktor air semen dengan mutu beton tertentu pada praktikum di laboratorium?

  73. Sdr Rangga K & Dewi. Sebenarnya merendam benda uji adalah persyaratan dari benda uji itu sendiri, tujuannya untuk perawatan benda uji, agar proses pengerasannya menjadi sempurna, karena beton yang baru di cor butuh air yang cukup untuk berhidrasi, trims

  74. Sdr Yasintha, Anda harus tentukan terlebih dahulu gradasi dari agregat kasar dan halus yang akan di mix, tergolong kedalam zona berapa, kemudian tentukan mutu beton bersama nilai margin yang direncanakan. Dari grafik mix desain Anda bisa mendapat FAS yang akan digunakan.

  75. Siang pak Roni,

    Saya mau tanya mengenai konversi kuat tekan beton ke umur 28.
    Di PBI 71, tertulis hanya sampai dengan umur 365 hari.
    Apakah setelah beton umur lebih dari 365 kuat tekannya menurun mendekati kembali kuat tekan tekan rencana 28 hari?
    Atau nilai kuat tekannya tetap 1.35 x (sama seperti 365 hari).

    Thx.

  76. Sdr. Ferry. Dalam suatu penelitian beton masih menunjukkan adanya penambahan kuat tekan setelah 50 tahun. Kuat tekan beton setelah 365 haru masih terjadi penambahan kuat tekan tetapi kecil sekali, bisa diabaikan dalam perencanaan suatu struktur beton.

  77. pak rony, untuk ukuran benda uji abrasi beton apakah ada pedoman selain SNI?
    klo pakai ukuran 5 cm x 5 cm x 10 cm ada g pedoman yang mengacu ke arah situ?
    tlong jwbnx…….

  78. Sdr. Nano. Uji Abrasi adalah uji kekerasan Agregat, menurut SNI 2417:2008 Cara Uji Keausan Agregat dengan Mesin Abrasi Los Angeles SNI 03-2417-1991. Sedangkan yang Anda maksud adalah pengujian kuat tekan beton dengan alat tekan, menurut SNI adalah dengan silinder dia 15 x 30 cm, tidak dengan 5cm x 5cm x 10 cm, trims.

  79. asslamualaikum pk,,sya mhsiswa bru smester 3,,sya mau mnt atlong pk,untuk post tggl 27 agustus yg mana Bacaan pada manometer (misalnya 300 kN) itu adalah besarnya Gaya yg bekerja pada benda uji. Jika gaya dibagi dengan luas penampang benda uji (misalnya kubus 15 x 15 cm = 225 cm2) itu disebut dengan tegangan benda uji. Bila diuji pada umur 7 hari nilai konversi benda ujinya = 0,65 dan 28 hari = 1. Terus harus dikalikan juga dengan nilai konversi satuan. Bila benda kubus 15 x 15 x 15 cm bacaan manometer 300 kn diuji pada umur 7 hari, maka kuat tekan beton benda uji tsb adalah berkisar 215 kg/cm2 (setelah dikonversikan ke 28 hari)..
    sya mnta tlong pk,,mohon dijelaskan dengan contoh kasus,,sya blm dong pk,..
    mhon bantuannya y pk.,.

  80. Sdr. Ge Ge. Nilai 0,65 & 1 adalah nilai kekuatan benda uji dalam persentase. Misalnya kekuatan benda uji pada umur 7 hari adalah 65% sedangkan pada umur 28 hari sudah 100%. Jadi bila kuat tekan benda uji pada umur 7 hr = 300 Mpa (tegangan satuannya MPa) bila dikonversikan ke 28 hr adalah ekivalen = 300/0,65 = 461 Mpa, trims.

  81. Pak,
    apakah perawatan (curing) benda uji (Readymix) yang akan di test kuat tekan sangat mempengaruhi nilai kuat tekan benda uji nya? karena kalau kita lihat, curing benda uji lebih “spesial” dari kondisi actual beton dilapangan.
    Apakah memungkinkan terjadinya perbedaan nilai kuat tekan benda uji dan beton yang terpasang dilapangan sehubungan dengan cara curing nya?
    Apakah itu mempengaruhi terhadap nilai kuat tekan beton lapangan? terutama untuk beton Readymix. Terimakasih.

  82. Sdr. Hermawan. Perawatan benda uji harus dilakukan sesuai dengan prosedur. Mengenai mutu beton benda uji dengan aktual yang ada di lapangan pasti berbeda, yakni mutu benda uji jelas lebih baik. Bila diadakan pengetesan langsung di lapangan, baik dengan hammer test atau coredrill, hasil ujinya jelas akan lebih. tetapi dikatakan memenuhi syarat apabila mutu uji tersebut tidak kurang dari 80% kuat tekan benda uji kubus atau silinder, trims.

  83. asslkum pak roni… saya dani mau bertanya untuk tugas skripsi saya apakah tinggi beton berpengaruh untuk kuat tekan betonnya? misalnya saya uji dengan kubus 15x15x15 lalu saya uji dengan kubus namun ukurannya berbeda untuk sisi bwah dan atas sama 15 namun untuk di tengan nya saya variasikan menjadi 20 dan saya buat lebih lebar dari sisi bawah dan atas. mirip tumpukan 3 buah balok yg bag atas dan bwahnya sama namun di tengahnya balok jg namun ukurnnya lebih besar dan lebih tinggi. apakah akan berbeda kuat tekannya? menurut logika saya berbeda namun bahan referensinya masih belum jelas. mohon bantuannya pak. trims

  84. Walaikumussalam Sdr. Dani. Jelas, bukan hanya tinggi saja, apabila terjadi perbedaan dimensi benda uji, maka kuat tekan benda uji pasti berbeda pula. Perbedaan dimensi benda uji yang digunakan otomatis terjadi perbedaan nilai konversi benda-benda uji terebut, nilai konversi ini sudah ada referensi yang jelas, yakni PBI-71. Buka PBI-71 nilai konvrsi benda uji kubus dengan sisi 15 cm dengan silinder adalah 0,83, sedangkan dengan benda uji kubus 20 x 20 x 20 cm adalah 0,95.

  85. asslmkm pak rony
    pak bagaimana cara mencari kuat tekan karakteristik beton setelah di dilakukan uji beton di dapatkan data sbg berikut pada kubus 20x20x20
    umur 7 hari: memiliki kuat tekan 200,186,195,198
    umur 14 hari : 260,265,264,258
    umur 21 hari : 280,282,281,280
    umur 28 hari : 305,302,303,306
    dan apakah memenuhi syarat penyimpangan data?
    makasih…pak..

  86. assalamu’alaikum pak rony..
    terima kasih sebelumnya,menarik sekali blog anda ini,banyak ilmu yag dapat sya gali dari sini..
    ada satu hal yg mau saya tanyakan,,klo saya liht di atas konversi benda uji yg dibhas cma dari kubus (15×15) ke silinder (15×30),,yg mw saya tanyakan klo konversi dari silinder (10×20) ke silinder (15×30) berpa ya pak??
    terima kasih..

  87. pa saya punya ruko atasnya di beton K225. tiap hari kena hujan dan panas. apakah mutu betonnya akan rusak dan berbahaya jika terusmenerus kehujanan dan kepanasan, berapa tahun kekuatannya

  88. Assalamualikum. pa saya punya ruko atasnya di beton K225. tiap hari kena hujan dan panas. apakah mutu betonnya akan rusak dan berbahaya jika terusmenerus kehujanan dan kepanasan, berapa tahun kekuatannya. maaf pa saya orang awam.

  89. Walaikumussalam sdr. Jams. Konversi yang ada di Code, PBI & SNI memang terbatas pada kubus 15x15x15 cm3 dengan kubus 20x20x20 cm2 & silinder (15×30), untuk dimensi diluar itu (mis. 10×20) bisa didapat melalui penentian, trims.

  90. Sdr. Ronney. Pengaruh panas pada beton yang sudah mengeras dengan sempurna adalah tidak signifikan, karena beton tahan terhadap temperatur yang sangat tinggi. Sedangkan pengaruh hujan akan berfungsi sebagai curing dan akan membuat beton semakin mengeras lebih sempurna.

  91. pak,saya adalah mahasiswa semster 2, mo tanya…
    kanapa angka konversi beton kubus lebih kecil dari 1?ato lebih kecil dari silinder?
    apakah ada faktor ang berpengaruh?faktornya apa saja?

  92. maksudnya angka konversi dari kubus 15x15x15 ke silinder, kenapa ssebesar 0.83?

  93. Maksud kekuatan silinder hanya sekitar 0,83 kali kekuatan kubus

  94. assalamualaikum pak,
    saya fauzhia, mahasiswi dari unmul kaltim.
    saya skrg sedang skripsi, skripsi saya tentang uji tekan beton yang menggunakan semen alternatif yg terbuat dari kapur tohor dan abu sekam padi. saya terinspirasi dari hasil penelitian ibu puti farida marzuki (kalau tidak salah skrg jd dekan di salah satu univ di jawa), saya lihat penelitiannya tentang semen alternatif yg dipakai untuk konstruksi rumah sederhana dan rumah sangat sederhana yg mana gk butuh kuat tekan beton yg besar.

    nah, saya coba membuat semen alternatif ini juga, tp bedanya saya pakai kapur tohor dari kalimantan dan abu sekam padi jg dr sini, agregatnya pakai koral dari Long Iram, dan pasir Mahakam. sedangkan ibu puti pakai kapur Padalarang dan Fly Ash Suralaya, tp saya gk tau beliau pake agregat kasar dan halusnya apa. saya jg baca penelitiannya itu cm file pdf aja pak, bukan file lengkap, karena saya download aja di internet. jd saya gk tau perawatan betonnya seperti apa, pakai agregat apa, dan berapa lama betonnya direndam di air, karena yg saya tau kalau semen kayak gini kan gk cm 28 hari aja, bisa 56 hari atau di atas 90 hari. yg saya tau dr file download-an itu cm:
    1. terbuat dr kapur padalarang & fly ash suralaya
    2. untuk konstruksi rmh sgt sederhana, kuat tekan yg dibutuhkan rendah sekali.
    3.semen campuran kapur dan fly ashnya dibuat dgn 2 cara, dibakar dan tidak dibakar.
    4.kuat tekan yg dihasilkan adalah 100 kg/cm2.
    5. mix design pakai metode dreux-gorrise

    nah pak, setelah saya coba di lab dgn menggunakan:
    1. kapur tohor dr kalimantan lolos saringan no.200
    2. abu sekam padi lolos saringan no.200
    3. koral long iram yg modulus halus butirnya 7,48
    4. pasir mahakam MHB nya 1,12 (yg bahkan gk masuk syarat SII dan astm tentang batas MHB pasir), tp tetap saya pakai krn dosen saya bilang gk usah ganti.
    4.mix design pakai dreux-gorrise juga.
    5. umur benda uji 28 & 56 hari. ( karena saya gk tau ibu puti itu sampai brp hari, jd saya paka 28 sebagai pembanding dgn beton normal dan 56 karena pakai bahan pozolan yg butuh waktu lama untuk mencapai kuat tekan).
    6. perawatannya gk direndam di bak air, tp ditaruh di lantai lab yg bersih dan datar dan saya alasin pakai karung goni dan atasnya saya tutupi pakai karung goni juga, dan setiap hari saya siram air supaya tetap basah. saya gk rendam krn benda ujinya permukaannya gk seperti beton yg menggunakan semen portland. benda uji saya setelah 24 jam dan dibuka dr cetakannya itu permukaannya masih agak lembek dan agak basah ( apa mungkin semennya lambat kering?).
    7. semen saya gk saya bakar pak, saya cm ayak kapur dan abunya pakai saringan no.200 dan saya campur rata sesuai dengan komposisi yang saya dpt sesuai mix designnya.
    8.fc rencana= 17,5 mpa

    nah, setelah di uji tekan umur 28 dan 56, kuat tekannya “memprihatinkan” pak, kalau bu puti bisa sampai 100 kg/cm2 (tp saya gk tau brp lama beton bu puti direndam, mungkin diatas 90 hari), punya saya malah cm 10-15kg/cm2. skrg saya mau seminar 2 tp gk jalan2 krn saya bingung apa penyebab rendahnya kuat tekan yg drastis sekali kayak gini pak. apa semen saya memang gk bisa mengikat sempurna? tp kok punya bu puti bisa tinggi ya hasil kuat tekannya. kira-kira menurut bapak apa ya penyebab terbesar beton saya ini hasil uji tekannya rendah sekali?

    mohon sekali bantuannya pak, paling tidak beri saran atau buku yg bisa saya jadikan refrensi. karena saya mau seminar 2 dan sidang tp gk jd2 juga krn belum rampung nulis analisa hasilnya. terima kasih pak

  95. info ini sangat membantu saya dalam memecahkan masalah saya sebagai mahasiswa teknik sipil

    terima kasih atas ilmunya….

  96. Walaikumussalam Sdr. Fauzhia. Saya yakin Ada terjadi kesalahan mix desain, campuran beton yang tidak sesuai proporsi. Kecil kemungkinan pengaruh curing/merendam terhadap kuat tekan, lagi pula umur beton apabila melebihi 28 hari sudah mencapai seratus persen. Bagaimana dengan FAS yg Anda gunakan? karena FAS sangat mempengaruhi kuat tekan beton. Periksa juga berat isi benda uji!, trims

  97. Dear pak Rony,

    saya mau tanya, apakah ada code baik itu lokal indonesia ataupun luar (ACI, ASTM, dll) yang menyatakan bahwa umur beton harus 28 hari saat diuji pada trial mix?
    ataukah ada pernyataan yang menyatakan bahwa trial mix dapat dilakukan untuk umur beton 3 dan 7 hari saja yang kemudian bisa dikonversi ke 28 hari untuk mendapat mix design nya?

    terima kasih pak

  98. Sdr Krishna, hari hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan beton akan mencapai 100% sesuai dengan mutu rencana adalah pada umur 28 hari. Bukankah semua code yang ada di dunia ini juga berdasarkan hasil penelitian? Tujuan Trial mix diuji pada umur 3 atau 7 hari adalah untuk sesegera mungkin mengetahui secara dini apakah mutu beton campuran bisa mencapai target, karena segera dilaksanakan untuk kebutuhan pekerjaan. Trims

  99. ass,,pak,,sblmnya saya blm mengetahui dasar2 untk beton mulai dari karakteristiknya,mutunya, kualitasnya dan utk menjaga mutu beton,,,mohon bimbingannya pak,,,,,

  100. Walaikumussalam sdr Al Muharman. Karena uraiannya akan panjang lebar dan agar bisa lebih jelas, saya sarankan Anda untuk membaca buku Teknologi Beton (banyak di toko buku), trims

  101. salamun ‘alaikum..
    Saya mau tanya pak.. yang dimaksud fci’ itu yang mana pak??
    Kalo beton fc 400 kg/cm2 berarti fci nya brpa pak??
    tims

  102. asalamualaikum pak saya mau nanya
    saya pernah dengar pada saat tes uji kuat tekan silinder yang dibaca adalah gaya dan perpindahan

    mohon pencerahannya pak apa yang dimaksud dengan gaya dan perpindahan ?

    terus apakah dari hasil uji kuat tekan dapat menghitung modulus elastisitas beton tersebut??

  103. salam kenal…..pak rony! maaf pak apa bisa dijelaskan tentang perhitungan konversi per hari selain ke3, 7,14,21,28 hari,mohon perhitungannya mengunakan rumus! maksudnya apakah ada perhitungan konversi kuat tekan tiap hari?

  104. Sdr. Bams. Maksudnya kuat tekan pada umur 3, 7, 14, 21 dapat diestimasikan/prediksi menjadi umur 28 hari, dengan nilai konversi seperti yang telah tercantum di SNI, trims

  105. Pak Rony, saya mau menanyakan bagimana bila saya mengadakan pengujian pada paving blok ukuran 10x20x8 cm apakan angka yang hasil pengujian bisa langsung dibagi dengan luasan atau perlu ada koreksi tertentu untuk mendapatkan hasil dalam satuan “K”?
    trimakasih Pak< mohon penjelasannya

  106. Assalamu’alaikum pak.. saya mau tanya.
    bagaimana mengkonversi benda uji diameter 10 cm tinggi 20 cm ke benda uji diameter 15 cm tinggi 30 cm.
    trims

  107. rama hadiyanto

    Mohon penjelasannya pak, apa pengaruh bentuk dan ukuran agregat terhadap workability beton.?. terima kasih sebelumnya atas penjelasann bapak.!

  108. Pak, diproyek ad pekerjaan pembongkaran bekisting untuk balok & pelat, untuk mengetahui beton sudah mencapai mutunya, ada perhitungannya tidak, Pak. jadi kita tau kapan bongkar bekisting tersebut.Thanks

  109. dandi siswanto

    Nilai slump beton : 12 ± 2 cm
    maksud dari nilai slump tersebut apa pak?????

  110. ass, pak,mohon penejelasanya tentang standar penerimaan menurut standar ACI,apabila salah satu pasal tidak terpenuhi & adakah standar penerimaan tentang hasil test UPV ? apakah sama dengan hammer test yang hanya 80% dari mutu rencana ( PBI’ 71 )?

  111. pak gmna komposisi campuran pozolith dalam beton readymix

  112. ass pk lam kenal gmna komposisi mencampur pozzolith dalam beton readymix? trimakasih

  113. ass..pk apakh sama BJ split yg dari tawau malasya dgn BJ split dalam negeri,

  114. johny mulyono

    wah…yg jelas pak rony sangat membantu pola pikir ilmu beton yg ada di indonesia,terutama praktisi beton bertulang,sy johny mulyono di surabaya pak rony…kok tertarik pembahasan masalah kuat tekan karakteristik yg di atur dalam PBI 71. sy mau tanya pak rony…mutu K ama kekuatan beton rencana yg ditabelkan di PBI 71 konversinya bgm ya pak? makasih pak

  115. Kekuatan beton Rencana adalah nilai karakteristik yang akan dicapai yang telah ditambah Margin, pada saat mendesain campuran (Mix Desain), trims

  116. johny mulyono

    trimakasih pak rony atas jawaban yg simpel dan tepat, kalau sy ada masalah tiang pancang kemampuan pikul tiang tripel 28,mutu beton K 500 adalah 25 ton,kalau type yg sama tapi mutu K 350,Kemampuan pikulnya jadi berapa ya pak rony? cara hitungnya bagaimana pak! trimksh pak

  117. alhamdulilah saya bersyukur ada blog semacam ini dan ada orang seperti pak rony yang mau berbagi ilmunya semoga panjang umur dan sehat selalu pak. pak saya mau tanya untuk mencari daya dukung tiang pancang single dan group bagaimana ya. misal saja beban yang diterima tiang 20 ton dan daya dukung tanahnya 1 kg/cm2, ? terima kasih pak rony

    salam RZIKI ARES

  118. Amin. Sdr. Qyqy Ares. Untuk menghitung kuat dukung single pile gunakan saja formula praktis Qc.A/3 + JHL Kel.tiang/5. Keterangan Qc nilai perlawanan konis dari data CPT, A luas penamoang tiang, 3 Safety factor, JHL jumlah hambatan lekat dari data CPT, Kel. Keliling tiang dan 5 Safety factor. Untuk Pile Group Anda harus kalikan dengan nilai efisiensi pile group, yang tergantung komposisi pile group yang nilainya kecil dari satu, trims.

  119. Terimaa kasih pak rony…
    saya sangat terbantu dari blog bapak…
    hal yang terlihat sepele tapi sangat penting…

  120. Mohon penjelasannya pak, saya ingin rumus menghitung kuat tekan beton K-300 jika didapat hasil uji kubus hari ke 7 sebesar 330, hari ke 14 sebesar 233 Kg/Cm2 Trims

  121. Sdr Yudi. Untuk menghitung kuat tekan pada umur 28 hari, Anda bisa mengkonversikan kuat tekan 7 dan 14 hari menjadi 28 hari. Nilai konversi bisa dilihat di PBI-71 atau PB 90, Nilai konversi ini tergantung jenis benda uji yang Anda gunakan (Silinder atau kubus), serta tipe semen dan Admiture yang digunakan.

  122. pak saya mau tanyakan untuk nilai 0,83 konversi dari kubur ke selinder itu gmanya cara mendapatkan nilai 0,83??? kalau bisa minta conto perhitunganya ya pak…thank…..

  123. Sdr. Ricky. Nilai o,83 diperoleh dari hasil penelitian, tepatnya Penentuan nilai fc’didasarkan pada hasil pengujian pada nilai fck yang didapat dari hasil uji tekan benda uji kubus bersisi 150 mm. Dalam hal ini fc’ didapat dari perhitungan konversi berikut ini. Fc’=(0,76+0,2 log fck/15) fck, dimana fck adalah kuat tekan beton (dalam MPa), didapat dari benda uji kubus bersisi 150 mm.

  124. susilo tri cahyo

    pak rony
    untuk mencari karakteristik beton harus dikurangi 1,64 standar deviasi (dan dikalikan faktor sesuai jmlh benda uji jika benda uji kurang dari nilai tertentu sni dan PBI). yg saya tanyakan, bagaimana mencari standar deviasinya pak? dari uraian diatas kayaknya tidak ada yg menyinggung standar deviasi.

  125. Sdr. Susilo Cahyo. PBI’71 menyebutkan bahwa, beton adalah suatu bahan konstruksi yang menunjukan sifat kekuatan tekan yang khas, yaitu apabila diperiksa dengan sejumlah besar benda-benda uji, nilainya akan menyebar sekitar suatu nilai rata-rata tertentu. Penyebaran dari hasil-hasil pemeriksaan ini akan kecil atau besar bergantung pada tingkat kesempurnaan dari pelaksanaannya. Dengan menganggap nilai-nilai dari hasil-hasil pemeriksaan tersebut menyebar normal (mengikuti lengkup dari Gauss), maka ukuran dari besar-kecilnya penyebaran dari nilai-nilai hasil pemeriksaan tersebut, jadi ukuran dari mutu pelaksanaannya, adalah deviasi standar menurut rumus :
    Formula (baca di PBI-71)…………………………………..(1.1)
    dimana : S = deviasi standar (kg/cm2)
    σb’ = kekuatan tekan beton yang didapat dari masing-masing benda uji(kg/cm2)
    σbm = kekutan tekan beton rata-rata (kg/cm)2 menurut rumus :
    Formula (baca PBI-71)………..…………………………………….(1.2)
    dimana : n = jumlah seluruh hasil pemeriksaan, jadi jumlah seluruh benda uji yang diperiksa, yang harus diambil minimum 20 buah benda uji, bila kurang dari 20 ada koreksinya.

  126. salam kenal Pak. saya ingin bertanya berdasarkan jawaban Bapak di atas yang menyatakan bahwa dalam pencarian nilai standar deviasi jika jumlah sampel beton kurang dari 20 buah maka ada koreksinya. yang ingin saya tanyakan adalah dari mana kah saya bisa mendapatkan angka koreksi tersebut? dan bagaimana cara menghitung S setelah itu? apakah angka koreksi tersebut adalah sebesar 1,64?

  127. Sdr Ruddy. Nilai koreksi dapat Anda lihat di Pedomen Beton 89, atau SNI beton. Perhitungan Standar Deviasi (S) dapat dilihat di berbagai buku statistik. Angka 1,64 berasal dari kurva normal (kurve berbentuk lonceng) dengan tingkat kesalahan 5%.

    • apakah SNI beton yang Bapak maksudkan adalah SNI beton tentang tata cara perhitungan campuran beton normal yang dimana di dalamnya terdapat tabel faktor pengali untuk nilai standar deviasi jika sampel beton kurang dari 30 buah?

  128. Assalam We Wb Pak Ir, Rony
    Saya masih ragu dengan perbandingan antara perbandingan kekuatan beton untuk K (kg/cm2), MPa dan PSi.
    Sebagai contoh jika mutu beton Fc’ : 3000 PSi, berapakah MPa dan K nya.
    Terimakasih untuk penjelasannya.
    Nabaga, ST, MSi

  129. saya mau tanya pak, bapak pernah dengar mutu beton B25?
    itu kalo ga salah punyanya luar negeri pak, klo bapak tau, mohon di infokan ya pak.. saya mau konfersi-in ke K.

  130. Pak Rony, saya mau menanyakan bagimana bila saya mengadakan pengujian pada paving blok ukuran 10x20x8 cm apakan angka yang hasil pengujian bisa langsung dibagi dengan luasan atau perlu ada koreksi tertentu untuk mendapatkan hasil dalam satuan “K”? Saya menguji paving menggunakan hammer utk beton uk 15x15x15 cm
    trimakasih Pak< mohon penjelasannya

  131. Pak Rony, minimal benda uji dalam PBI 20 bh, dan SKSNI 30 bh, apakah terdapat minimal volumenya? maksudnya jika dalam 1 kali pengecoran 100 meter kubik, dan 20 meter kubik, apakah sama perlakuannya jika menyangkut jumlah benda uji?
    terima kasih sebelumnya…

  132. pak rony saya mau tanya soal K beton, saya mengadakan uji beton untuk sample paving block segi 6 dgn sisi 9,2 cm, tebal 8 cm pada umur 21 hari dan diperoleh angka 305 pada manometer. Setelah saya membaca komen2 diatas saya bingung apakah uji tes paving yg saya gunakan ada guna nya untuk perhitungan K paving???? (krn SNI menggunakan silender dan kubus). Dan bila bisa dihitung dari hasil test saya tersebut berapa K paving yg diperoleh???? bagaimana cara perhitungannnya pak??? mohon pencerahannya pak. Thx

  133. Romi Kurniyanto

    Ass. Pak Rony,…bagaimana cara perhitungan rumus deviasi apabila dari sekian banyak benda uji ada beberapa benda uji yang kuat tekannya tidak mencapai yang syaratkan…???trm ksh …..romi
    mohon disertakan contoh perhitungannya…..tq

  134. ass Pak, bisa di beritahukan bahwa berapa batas mnimum mutu yg harus di capai untuk hasil test kuat tekan dari sample kbus dan hasil test hammer atau core di lap thanks

  135. Numpang nanya pak…
    Angka konversi umur beton untuk 7 hari, 14 hari, 21 hari dan 28 hari berapaan yahh pak???

  136. Blog ini sngt bermanfaat pak, trima ksh. Numpang mau Nanya. Satuan GPa, Mpa, dan Psi itu satuan apa yah pak, kePanjangannya apa ?? hubungan Gpa, MPa dan Psi seperti apa ?? Mhon penjelasannya. Terimakasih pak.

  137. Salam Kenal pak Roni..
    Blognya sangat sangat bermanfaat..Semoga Amal baiknya dibalas sama Alllah SWA.
    Pak rony, saya ingin menanyakan takaran material mutu beton yang sesuai untuk penerapan di lapangan.
    – Misalkan FAS kita tentukan sebesar 0,5
    – beton K-225 SNI : PC:371Kg PB:698 KR:1047KG Air: 215ltr
    Bagaimana menentukan ukuran Kotak takaran untuk pencampuran pada beton Mixer dilapangan dan berapa perbandingannya.
    Terimakasih.WAssalam.

  138. pak bagaimana caranya perhitungannya merubah beton K-250 menjadi f’c terima kasih sebelumnya

  139. pak mau tanya untuk konversi sampel grouting kubus 5x5x5

  140. yasril mahendra al-ayyubi

    Asalam..
    pak saya mau tnya?? bpak tau dimana alamat web buat mengetahui tabel konversi beton terbaru?? di SNI 2002??

  141. aslmmulaikum..
    saya rais
    pak mohon bantuannya, saya mahasiswa semester akhir lagi bingung ni pak, saya lagi nyari kuat tekan semen type I dan V, tanpa campuran apapun didalamnya
    tolong pak kira-kira berapa ya pak kuat tekannya??
    mohon pencerahannya

  142. mohon informasi utk mix design Paving Block Mutu K300 & K400 dgn menggunakan fly ash. demikian terima kasih

  143. Slmt sore Pak,salam kenal.saya mau tanya pak, jika campuran betonnya direncanakan 1pc : 2 psr : 3 krkl ,temasuk mutu K berapa? atau fc’ berapa?
    trims pak atas penjelasannya,sekali lagi selamat sore

  144. Mohon bantuannya pak,

    di buku Kontrak mengatakan “The minimum designed strengths obtained from the trial mix test shal be one and one third (1 1/3) times the minimum crushing strengths as specified in this specification.”

    1. apakah itu artinya hasil uji tekan minimal 133% dari spek kuat tekan??
    2. klo benar, angka 1 1/3 itu mengacu ke standard apa ya pak?

    terimakasih atas jawabannya pak

    salam

  145. pak cara untuk konversi untuk kuat tekan beton dari berbentuk silinder supaya jd kubus bagaimana pak???

  146. Pak bisa dikirimkan data tentang jenis-jenis mutu beton

    terimkasih banyak Pak
    salam

  147. salam kenal pak Rony
    saya mau tanya pak, metode dalam perencanaan struktur flate slab berapakah tebal minimum dan maksimumnya???? dan bagaimana penulangan pada drop panelnya???
    terimakasih…

  148. saya pengusaha Paving Blok di kendari, baru 2 bln saya beroperasi, tapi saya cari lab yang bisa mengetahui mutu paving saya nampaknya sulit karena banyak yang tidak tahu cara menghitung kuat tekan paving. Di PU Provinsi Kendari saya di minta untuk mencetak kubus 15x15x15 baru bisa di tes , menurut saya dengan komposisi yang sama dengan ketebalan yang berbeda hasil kuat tekan bisa berbeda. saya minta tolong di sosialisasikan bagaimana cara tes paving blok dan cara menghituingnya sehingga saya punya standart mutu tq

  149. Sayang sekali Dinas PU Binamarga Kota Kendari tdk memiliki Laboratorium Beton

  150. ass. pak rony..
    saya mahasiswa tugas akhir, mau bertanya untuk umur beton 1 hari berapa ya pa faktor koreksinya ??? bagaimana perhitungannya.. ???
    trimakasih pa. wasslm

  151. Assamuallaikum . . .
    salam kenal pak Rony.
    saya mahasiswa tugas akhir, mau bertanya nilai koefisien hammer test jika di bandingkan mesin kuat tekan beton brp ya ???
    gmn cara mnghitung kuat tekan yang sebenarnya pada bacaan hammer test jika di bandingkan dengan hasil kuat tekan pda mesin tekan.

    jika sampel yang di gunakan silinder beton diameter 15 cm dan tinggi 30 cm ?
    Bagai mana faktor koreksi dari bacaan hammer test dan juga bagaimana mengkoreksi sudut tembakan jika medan tembakan hammer test tidak memeungkan tegak lurus dengan bidang pantulnya, kata jiak sudut kemiringan tembak hammer test 45 derajat. dan jika sudutnya 90 derajat atau tegak lurus bidang tembak hammer.

  152. pa. rony

    untuk mutu beton k225 dan k250
    jika untuk campuran manual menggunakan campuran berapa ya untuk/m3 nya.?
    terim kasih

    • pa roni… kita harus mengetahui dulu sifat2 fisik materialnya, misalnya kadar air materialnya, kadar lumpur materialnya, penyerapan materialnya, berat jenis materialnya, bobot isi materialnya dan abrasinya. baru kita bisa mengetahui prosentase /m3 campurannya, trims…..

  153. Betul Sdr Sundaru, banyak faktor yang mempengaruhi mutu beton. Termasuk Gradasi agregatnya, permukaan butirannya, dsb.

  154. risman Sebayang

    Pak Rony; Salam Kenal. kami dari PT. Sembada Graha Persada-Jakarta, produsen/importir/pemasok Peralatan Uji Bahan untuk tanah, beton, aspal dlll, mohon info apakah di forum kita ini, kami dapat menampilkan info produk2 alat test/QC u/konstruksi?, terutama alat uji beton dan NDT for Concrete (di beberapa forum/komunitas lain kami bisa tampilkan sbg salah satu informasi peralatan bagi pengelola lab, Dosen, Konsultan/Kontraktor dll) Terima kasih. Risman Sebayang/PT. Sembada Graha Persada,email: sembada_jkt@yahoo.co.id ; 0821-1481-5431.

  155. Selamat siang Pak Roni, mohon di jelaskan perhitungan praktis dimensi penampang kolom beton. Misalnya bangunan rumah tinggal 3 lantai, ukuran bangunan tipikal 6 x 18 m , dengan pola grid kolom Struktur 3×3 m.
    Terimakasih banyak atas bantuan dan perhatiannya.

  156. Ass Pak Rony

    Saya mau tanya, adakah pertimbangan khusus dalam memilih mendisain bangunan dengan menggunakan K atau fc?

    Karena dalam praktek di lapangan, kebanyakan kontraktor dan supplier ready mix masih menggunakan istilah “K”
    Sedangkan konsultan perencana struktur kebanyakan telah menggunakan istilah fc

    Apabila fc dikonversi ke nilai K, hasil angkanya menjadi ganjil, dan kontraktor biasanya mengeluh karena mereka harus melakukan “special order” ke supplier ready mix

    Maka timbul pertanyaan, “mengapa dalam disain tidak digunakan istilah K saja? Apakah ada keistimewaan benda uji silinder jika dibandingkan dengan benda uji kubus?”

    Mohon penjelasannya…Trims

  157. Sdri Mia, benar sekali dalam praktek di lapangan masih banyak menggunakan istilah K untuk mutu beton yang seharusnya sudah mulai kita tinggalin. Istilah K itu terdapat pada PBI-71, sedangkan code terakhir yang kita gunakan adalah SNI 2002, berarti sudah ketingglan 31 tahun. Dan pada tahun 2012 ini sedang dipersiapkan SNI 2012, kalau sudah jadi berarti kita ketinggalan 41 tahun.
    Sebenarnya istilah fc’ yakni kuat beton yang disyaratkan sudah kita kenal pada Pedoman Beton 1990, kemudian di SKSNI 1991, jadi sudah cukup lama dikenal hanya kita saja yang terlambat mengikuti perkembangan zaman. Apa boleh buat, itu adalah fakta. Sampai saat ini di Pekanbaru pun masih enggan menggunakan fc’ untuk mutu beton.
    Di sisi lain, dalam menghitung konstruksi kita sudah lama meninggalkan istilah K, pada umumnya sudah menggunalan fc’. Bila cerita masalah konversi, itu sudah benar bahwa K-225 bukan fc’ 25 MPa, jadi bila didesain fc’ 25 MPa konversi ke K-nya kira-kira K-300. Hal ini disebabkan nilai konversi satuannya 1 Mpa adalah 10 kg/cm2 dan konversi benda uji kubus ke silinder adalah 0,83 (tergantung mutu beton). Jadi, hitungannya menjadi 25 x 10 / 0,83 = 301 kg/cm2. Semoga bermanfaat***

  158. pak mau tanya kalau ada persyaratan mutu beton C25 itu sama dengan K berapa ya? makasih sebelumnya utk jawabannya.

  159. Sdr Hendra Fc’ 25 MPa sekitar K-300

  160. Apakah bisa menggunakan beton K-271 ketika yang di inginkan di RKS adalah mutu beton fc’22,5 Mpa? Trima Kasih atas jawabannya.

  161. Pak Rony……kenapa hasil test kubus memiliki hasil kuat tekan yang lebih tinggi daripada cilinder….!!

  162. SALAM INDONESIA PA RONY,
    APA BENAR ASUMSI BAHWA BETON K-225 ADALAH BAHWA MEMAKAI 225KG SEMEN..?
    TRIMS..

  163. Salam Kembali Sdr. Yos Wonua. Tidak benar. K-225 adalah kekuatan karakteristik 225 kg/cm2.

  164. pak,, sya mau tanya,..
    sebenarnya K.. itu apa,..? (mksdnya seperti K300)
    dan apa bedanya dg fc’…? (mksdnya seperti fc’30 Mpa)

  165. pak saya dari unira madura
    mau nanyak, ketika sudah melakukan penelitian beton dengan K-300
    dan kegiatan itu tidak memenuhi dalam artian GAGAL dalam perencanaan, biasanya letak kegagalan tu ada dimana ???
    apa mungkin kurang campuran semen’a atau apa ?/
    mohon penjelasannya

  166. Sdr. Edi Sugianto, mungkin yang Anda maksud dengan gagal adalah mutu beton tidak tercapai K-300, bukan? Perlu diketahui tidak ada istileh gagal dalam penelitian, tercapai atau tidak tercapai, berhasil atau tidak berhasil, itulah hasil penelitian. Banyak sebab mutu beton tidak tercapai, antara lain: Asal, jenis, gradasi, kekerasan butiran, kadar lumpur agregat, karena ada agregat asal quary tertentu yang tidak memungkinkan untuk mencapai K-300. Disamping faktor-faktor lainnya, semoga bermanfaat.

  167. Assalamualaikum…
    Sy cari tentang mutu beton fc’ 25 mpa
    Eh nyasarnya kesini.
    Btw, makasih ya pak, untuk penjabaranx
    Salam buat klg dan anak2…

  168. walaikummusalam Met, salam sukses selalu

  169. Assalamu alaikum Pak Rony, saya mau menanyakan berapa lama sebaiknya bekisting kolom, balok dan plat lantai baru boleh dibongkar untuk pekerjaan struktur beton bertulang pada gedung bertingkat karena saya pernah melihat bekisting kolom dibongkar sehari setelah pengecoran.
    Mohon penjelasannya Pak dan terima kasih banyak.

  170. Bapak yang terhormat,

    Bisa sharing untuk nilai konversi pengujian compressive strength pada umur 7, 14, 28 atau di luar itu berdasar sni 2012.

    Terima kasih

    gunawan

  171. terima kasih infonya bapak, sangat membantu,
    apakah nilai 0,83 ini berlaku untuk semua beton? apakah tidak dipengaruhi oleh mutu/kualitas semen, pasir, agregate dan air itu sendiri?
    terima kasih

  172. Sdr Nana, 0,83 adalah untuk kebutuhan praktis. Nilai sebenarnya tergantung pada mutu beton, gunakan Fc’=(0,76+0,2 log fck/15) fck, dimana fck adalah kuat tekan beton (dalam MPa) tergantung mutu beton, didapat dari benda uji kubus bersisi 150 mm.

  173. maaf mau tanya….saya kerja di brunei…mutu beton k300 apakah setara dengan beton Grade 25 ?

  174. maksud saya apakah seimbang jika saya pakai beton Grade 25 untuk mengganti beton k 300 berdasarkan SNI..karena saya masih menunggu hasil testnya?

  175. Sdr Aufklarung, yang jelas K-300 itu sama dengan Fc’ 25 Mpa. Apakah Grade 25 = Fc’ 25 Mpa?

  176. oak , misal umur beton 14 hari , kuat tekan beton 140 , brp kuat tekan beton umur 28 hari menurut pbi , gmn pak ?

  177. Sdr Nanda nilai kuat tekan pada umur 28 hari bukan nilai kuat tekan sebenarnya, tetapi merupakan nilai prediksi. Jadi nilai prediksinya adalah 140/0,88 sekitar 168,67 kg/cm2, trims.

  178. Ketika membuat JMD K-300 dengan nilai standar deviasi 50 kg/cm2. hasil testnya 310 kg/cm2 (< 350 kg/cm2 tetapi lebih dari 300kg/cm2) dikatakan masuk sfek atau tidak????mohon pencerahannya, terima kasih sebelumnya pak…

  179. pak, apakah pernyataan saya ini salah? beton K250 adalah beton yang mampu nenahan beban maksimal 250 kg/cm2???

  180. Sdr Yayan, K-250 adalah Kuat tekan karakteristik yang diperoleh dari sejumlah benda uji kubus sisi 15 x 15 x 15 cm yang diuji pada umur 28 hari. K-250 diperoleh dari Nilai kuat tekan hancur rata-rata dikurangi Standar deviasi (S), atau nilai peyimpangan. Jadi, jelas K-250 bukan beton yang mampu menahan beban maksimal 250 kg/cm2.

  181. ass,pak rony yang terhormat
    saya mau nanyak pak,,, apakah sama konversi umur beton menggunakan hammer test dengan menggunakan alat streng mohon pencerahan pak,,

  182. Boleh dimabil sama, was.

  183. ass, pak
    klo boleh tau,,, gimana ya cara mengubah nilai pantul hammer test menjadi nilai tegangannya (kgmm),, berikan contohnya nya pak…

  184. Untuk info saja, kita juga bisa mengacu pada : ASTM C39 Standard test Method for Compressive Strength of Cylindrical Concrete Specimens

  185. Selamat malam pak,

    Saya mau bertanya, apabila dalam perencanaan balok (atap) menggunakan perhitungan “T murni”, tetapi pelaksanaanya tidak sesuai, dalam pengertian pemasangan balok menonjol keatas 1/2h. Jadi posisi plat berada di tengah.
    Apakah ada perubahan penempatan posisi tulangan?

    Terima kasih

  186. Trimaksih informasinya pak Rony,
    sangat bermanfaat..

  187. Sdr. Setya, Balok T murni hanya berfungsi untuk daerah tekan, karena pada daerah tarik, tegangan tarik sepenuhnya dipikul oleh tulangan. Bila Anda melaksanakan pelat ditengah balok, maka sudah tidakm ada peran pelat (flens) balok T tersebut, apalagi di tengah itu daerah netral, jadi Anda harus menghitung kembali seperti balok persegi.
    Tidak perlu merubah posisi tulangan, tetapi Anda harus menambah tulangan tariknya. trims

  188. siang pak,
    trims buat tulisan bapak.

    kalau untuk beton decking atau tahu beton, dengan perbandingan semen pasir 1:2 apa kekuatannya hampir mendekati beton ready mix K300.
    Terima kasih

  189. Sdr Liki Triwijaya, untuk beton decking campuran 1:2 yang Anda maksud itu adalah mortal, yakni campuran pasir + semen + air. Sedangkan benton adalah material mortal + krikil dengan kata lain pasir + semen + air + krikil, tentu kekuatan mortal tidak bisa disamakan dengan beton. Beton K-300 adalah mutu beton tinggi yang sangat besar kuat tekannya, sedangkan mortal beton decking kekuatannya akan jauh di bawahnya.
    Fungsi beton decking (beton tahu) bukanlah untuk kebutuhan struktural, melainkan hanya berfungsi sebagai pemisah besi tulangan dengan bekisting yang non strukturill.

  190. pak apakah bener pada rigid pavement tidak di perlukanx beton decking?
    karena dibawah terdapat landconcrete.
    trus apakah bisa bacaan kuat tekan kubus dan silender berbeda?
    padahal sample beton diambil sama dan waktu yg sama jg
    karena selisih bacaan terlampau jauh,kubus 600kn sdngkan silemder 400
    trims pak

  191. Sdr Toa, Beton decking atau steel decking adalah temporary support yang berbentukn pelat baja bergelombang, yang fungsinya bisa sebagai bekisting dan sebagai penganti tulangan positif pada slab atau pelat lantai. Temporary support bisa sekaligus menjadi peramanent support. Untuk pekerjaan jalan di sebelah bawah tidak dibutuhkan begisting, jadi betul kadang-kadang di buat lantai kerja dari adukan beton, jadi fungsi steel decking sudah tidak ada lagi.
    Bacaan kuat tekan kubus dengan silinder pasti jauh berbeda, orang dimensi dan bentuk benda uji saja sudah berbeda. Tetapi tegangan yang dihasilkan tidak jauh berbeda, Anda harus mengkonversikan nilai hasil uji kubus ke silinder atau sebaliknya dari silinder ke kubus, trims

  192. assalamualaikum,, pak ada ga sih konversi beton dengan usia beton umur 1 hari ke 28 hari?
    yang saya baca dari artikel artikel,, kebanyakan dari 3 sampai 28 hari aja.
    mohon responnya pak,,
    trimaksih

  193. Walaikumussalam wr.wb. Sdr. Iqbal Nurrasa Bakti. Dari umur beton konversi umur 3, 7, 14, 21, & 28 hari, Anda bisa menarik garis regresi (statistik). Dari persamaan Regresi itu Anda bisa memoperediksi umur berapa hari saja termasuk umur 1 hari. Mengapa umur 1 hari tidak dibutuhkan dilapangan? karena pembukaan begisting yang disayaratkan oleh SNI setidak-tidaknya 2 x 24 jam, maka pembukaan begisting untuk elemen struktur tertentu minimal 2 hari dan tews beton yang dibutuhkan minimal 3 hari, trims.

  194. Assalamu”alaikum Wr. Wb.
    Mohon penjelasannya Pak.
    Pada BSNi : Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 16,9 Mpa ( K200 ), slump ( 12+2 ) cm. w/c = 0,61.
    Apa yg dimaksud slump ( 12 + 2 ) dan w/c = 0,661
    Terima kasih
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

  195. 12 -2 dan 12 + 2, bearti slumpnya antara 10-14 cm. w/c 0,6 artinya water cement ratio 0,6. Sdr Cuk Hasih, maksud Anda ingin koreksi atau bertanya?

  196. Mohon ma’af Pak.
    Maksud saya koreksi pertanyaan saya tgl. 12/03/2103, yang tertulis w/c =0,661, yang seharusnya w/c = 0,61.
    Terima kasih Pak.

  197. Assalamu”alaikum Wr. Wb.
    Mohon penjelasannya Pak.
    Jika saya akan ngecor beton plat lantai sebanyak 15m3 dengan mutu K-300 dengan memakai beton readymix dari batching plant drymix, berapakah jumlah minimum sampel yg saya ambil? apakah 20 buah (PBI 71) utk 15m3 ataukan 20buah utk 1 truck mixer ukuran 5m3.
    Terimakasih pak.

  198. Mona Rachmadalina

    saya mau bertanya lebih lanjut mengenai jawaban diatas tentang jawaban untuk Sdr. Christoph. ”Yang Pertama, menurut PBI minimal 20 bh, sedangkan SKSNI Minimal 30 bh. Bila kurang Nilai “Deviasi standar” harus dikalikan dgn faktor”
    yang saya tanyakan..untuk jumlah benda uji 4, berapa nilai faktor pengali deviasi standart nya Pak?
    Terima Kaish sebelumnya Pak….

  199. selamat siang pak, saya mau bertanya karena bingung, untuk keperluan lantai gudang yang selalu dilewati kendaraan berbeban berat, sebaiknya bagaimana komposisi cornya ya pak. karena lantai gudang yang sekarang berkualitas jelek dan retak2. terimakasih sebelumnya.

  200. Ass pak..
    saya mau bertanya, saya sering kebingungan tentang cara pengambilan kuat karateristik beton pada acuan kerja. sepengetahuan saya apabila beton dengan mutu 22.5mpa = K 225 kg/cm2. nah, kenapa referensi yg saya lihat dibrosur semen (tidak saya sebutkan merk) dengan mutu 22,5mpa = k250.
    saya mohon penjelasan dari bapak.
    terima kasih sebelumnya.

  201. Walaikumussalam wr.wb. Sdr. Rahmat Fajri. Referensi dari brosur semen yang Anda maksud itu adalah benar adanya, mengapa? Karena dia menyatakan bahwa tegangan yang diperoleh adalah 225 kg/cm2 yang konversi satuannya adalah sama dengan 22,5 MPa, sebab 1 MPa = 10 kg/cm2.
    Akan tetapi mutu beton K 225 tentu tidak sama dengan fc’ 22,5 MPa. Istilah K (kuat tekan karakteristik) adalah dari PBI-71 yang menggunakan benda uji kubus sisi 15 cm, sedangkan istilah fc’ (kuat tekan beton yang disyaratkan) adalah dari SNI 2002 yang benda ujinya silindir dia 15 cm tinggi 30 cm. Perlu diketahui bahwa kekuatan kedua benda uji ini berbeda, kekuatan silindir hanya 83% kekuatan kubus, maka untuk mutu beton K-225 akan sama dengan 225*0,83/10, jadi fc’=18,675 Mpa.

  202. Ass..Pak
    saya mau bertanya apakah umur beton kubus 3 hari bisa dilakukan pengujian, klau bisa berapa nilai pembagi koefesien umur betonnya pak, terimakasih sebelumnya

  203. Selamat siang Bpk. Rony Ardiansyah,

    Salam kenal, saya Basuki bekerja sebagai freelance civil engineer.

    Saya ada kasus klien yang minta didesainkan struktur bangunan gudang 2 lantai tanpa alat berat dengan beban mati 2 t/m2 & dengan data tanah yang tidak ada padahal lokasi bangunan berada di kepulauan tepatnya di Banda Neira Maluku, sejauh 4 meter dari pinggir laut (dengan kondisi bukan pantai melainkan tebing setinggi 1 m jika air surut & 3,5 m jika air pasang).

    Tanpa perjanjian hitam di atas putih perihal kondisi tanah, dengan alasan keterbatasan akibat lokasi yang jauh, maka didesainkanlah bangunan dengan asumsi jenis tanah baik. Pondasi yang digunakan adalah pondasi setempat, karena tidak memungkinkan adanya mobilisasi tiang pancang / bor pile. Namun setelah desain hampir jadi, owner baru menyampaikan minta didesainkan struktur yg apabila terjadi longsor tidak akan membuat bangunan hancur.

    Dari sini timbul tanda tanya dari saya, takut ke depan sana terjadi hal yang tidak diinginkan, mohon solusi dari Bapak mengenai manajemennya & konstruksinya, terima kasih.

    Salam,
    Basuki

  204. Selamat Siang Sdr. Basuki. Tanah yang berada di tepi laut biasanya adalah tanah lunak, seperti di Dumai, Bagan Siapi-Api, Tembilahan dan Bengkalis (di Provinsi Riau), tanah lunak bisa mencapai 40-80 meter. Bila tidak ada penelitian tanah di Banda Neira Maluku, jelas saya tidak bisa memberikan komentar masalah jenis pondasi yang akan digunakan.
    Sebenarnya untuk tanah lunak dan bagunan dua lanatai masih bisa diatasi dengan menggunakan cerucuk-ceruck kayu, bila di daerah tersebut tidak ada tiang pancang atau bored pile. Bila tanah memang lunak. Anda bisa menggunakan kombinasi pondasi lajur atau full plate dengan cerucuk-cerucuk kayu yang dipasang rapat-rapat. Tetapi bila ternyata tanahnya keras, tentu tidak perlu pondasi yang demikian, agar tidak terjadi pemborosan. Sedangkan pondasi setempat hanya boleh digunakan untuk tanah keras atau nilai Qc dari data sondir > 20 kg/cm2, dan dimensi yang digunakan pun tidak kurang dari 4 ft per square atau tidak kurang dari 120 x 120 cm.
    Mengenai desain struktur atas (upper structure) perlu di perhatikan beban angin, karena jarak 5 km dari tepi laut pengaruh angin sangat besar. Semoga bermanfaat.

  205. Risman Sebayang

    Maaf, mohon izin kami sampaikan info lewat Blog Bpk Ir. Rony Ardiansyah MT,IP-U bagi Bapak2/Ibu2 dari kalangan Universitas/Akademi(Tehnik Sipil)/Dinas PU/Kontrakor/Kosultan, yang memerlukan ALAT UJI BETON/CONCRETE atau NDT FOR CONCRETE,seperti: CONCRETE HAMMER TEST, POCKET CONCRETE PENETROMETER, COMP.TEST M/C, CRACK DETECTION MICROSCOPE, REBAR LOCATOR,CONCRETE ULTRASONIC TESTER,CHLORIDE TEST(MERK:ELE/MATEST). HUBUNGI SEMBADA; 021-9279 6909, MOBILE: 0812-6531 0817, Fax:021-7972027,SMS: 0818 0410 9554/0821-1481 5431;Email: sembada_jkt@yahoo.co.id

  206. Pak Risman Sebayang, Bisakah Anda uraikan fungsi dari masing-masing alat uji di atas dalam dunia Teknik sipil?

  207. Pak Ir. Rony, saya membuat beton decking dgn campuran 1:2,ternyata oleh pihak pengawas, beton decking tdk bisa digunakan,pihak pengawas menginginkan beton decking harus sesuai mutu beton yg dipakai ( K-300) ,yang kami tahu fungsi beton decking hanya sebagai pemisah besi tulangan dengan bekisting yang non strukturill.Bagaimana pendapat Pak Ir. Rony mengenai hal ini? terima kasih sebelumnya.

  208. Pak Hendrawan, benar yang Anda sampaikan. Pada umumnya campuran 1:2 sudah lebih dari cukup. Anda bisa cross cheek, jangan-jangan Pasta Camp: 1:2 sudah setara dengan K-300. semoga dapat membantu.

  209. pak saya mau tanya kalau saya merencanakan paving ukuran 20x10x6 dengan fc 20Mpa nah bagaimana untuk membuat perhitungan mix design nya bapak?mohon infonya kirim ke email saya aryowidho@yahoo.co.id trimakasih

  210. Pak… saya mau tanya untuk Gorong2 ukuran 100x80x100 dengan spec k200 40Ton…. kira2 kebutuhan material berapa banyak untuk per gorong2 ? dan untuk pembesian nya uk. 6mm dan 8mm berjarak berapa ? mohon info nya kirim ke email saya.
    deddy.julius2gmail.com

  211. Pak… saya mau tanya untuk Gorong2 ukuran 100x80x100 dan 125x100x100 dengan spec k200 40Ton…. kira2 kebutuhan material berapa banyak untuk per gorong2 ? dan untuk pembesian nya uk. 6mm dan 8mm berjarak berapa ? mohon info nya kirim ke email saya.
    deddy.julius@gmail.com

  212. Sdr. Deddy.Untuk pekerjaan beton bertulang sebagai material gorong-gorong yang Anda Maksud umumnya dihitung dalam per meter kubik. Anda harus terlebih dahulu menentukan mix design untuk campuran beton K-400 ke laboratorium teknologi beton, karena komposisi campuran sangat tergantung asal materialnya atau bisa dari daftar analisa SNI untuk estimasi pendekatan materianya. Sekedar untuk perbandingan, untuk Kota Pekanbaru, Anda dapat menggunakan meterial agregat kasar batu pecah mesin dari Bangkinang/Rantau, sedangkan agregat halus dari Danau Bingkuang, komposis campurannya kira-kira 9 Zak semen (50 kg), 0,9 m3 batu pecah dan 0,7 m3 Pasir.
    Berapa diameter pembesian dan jaraknya sangat tergantung diameter gorong-gorong yang digunakan dan kedalaman gorong-gorong terhadap beban yang bekerja (bidang kontak beban).
    Maaf Pak Deddy saya hanya sempat jawab di Blog ini (tidak ke email Anda). Semoga bermanfaat.

  213. Semoga ilmu yang diberikan menjadi amal jariyah di alam barzah dan diberi panjang umur yang berkah beserta keluarganya…
    Amin…

  214. Aimin ya rabbil alamin. terimakasih Sdr, Irfan

  215. sala, kenal pak Rony…
    pak saya mau tanya kalau mutu beton K-350 saya konversi ke fc’ seperti ini 350*0.83/10 = 29.05 Mpa. apa benar gk pak?
    soalnya saya gk paham dengan rumus yang ada fck itu,di kalkulator saya tidak ada fck,hahaha..maklum masih awam.
    mohon jawabanya ya pak rony.
    makasih banyak.

  216. Salam Kenal kembali. Benar Sdr David. Cuma, nilai konversi nya tidaklah selalu 0,83, bisa lebih kecil dan bisa saja lebih besar tergantung mutu beton yang digunakan.

  217. Salam,

    Saya mau minta tolong rekan sekalian, adakah yang tahu kekuatan beton siklop (setara dengan sekian MPa)? Material yang saya temukan hanya menyebutkan beton siklop dibuat dari beton K-175 – K250 dicampur dengan batu tidak boleh lebih besar dari 25 cm sebanyak maksimal 30%. Tapi kekuatan setelah menjadi beton siklop belum nemu referensinya. Mohon bantuan rekan sekalian. Terima kasih sebelum dan sesudahnya.

    Welly

  218. Sdr. Welly, pengalaman saya pada daerah yang sulit untuk mendapatan batu kali, saya ganti beton cyclope dengan beton cor mutu K-100 atau sekitar 8,3 Mpa. Dasar pemikiran saya bahwa cyclope pada pondasi sumuran yang fungsinya adalah perbaikan tanah, harus mempunyai sigma atau tegangan yang lebih baik dari mutu tanah dasar yang mendukung pondasi sumuran.***

  219. Yth Pak Rony . perencana kami mensyaratkan bahwa tiang pancang yang digunakan adalah tiang segitiga 28×28 dengan L 6 m K450 dengan mainsteel 4D16 (u39)plat 6mm dan ring besi 6-100/150.pemancangan dilakukan dengan sistem hammer k250.
    lalu kami mencari supplier tiang pancang dan dia mengajukan spek sbb:
    tiang segitiga 28×28 dengan L6m K500 dengan mutu prategang PC-wire JIS G 3536 4 dia 7mm,Mutu besi beton Bjpt 24 fy=2400 kg/cm2.
    Pertanyaan :
    1. Ketika saya utarakan bahwa suplier harus menggunakan 4d16 supplier tidak mau. bahkan menganjurkan untuk diganti sesuai penawaran dia.dari segi kekuatan apakah spek suplier diatas syarat dari spek kami?.
    2. Apakah benar tiang pancang yang menggunakan tulangan besi lebih rentan hancur daripada yang menggunakan strand/ wire?
    demikian pertanyaan dari saya. terima kasih – alfa

  220. Sdr. Alfa. Fungsi tulangan tiang pancang lebih dominan adalah pada saat penangkatan tiang. Karena panjang tiang hanya 6 meter, saya rasa tidak perlu dipersoalkan masalah tulangan besi atau strand/wire. Saya sependapat dengan suplier Anda, apalagi mutu betonnya sudah K-500. Anda tinggal minta spesifikasi tiang pancang produk suplier Anda itu.

  221. Asslamualaikum pak rony, saya ingin bertanya
    1. bagaimana cara penentuan nilai slump? bnyak pndapat, ada yang 2-12 cm, tetapi ada juga yang 7-14?
    2. kenapa pada slump flow table test, diameter sebaran yang dipakai antara 500mm dengan 700mm?
    karena saya sulit menemukan jawaban tersbut, mohon pak rony berkenan memberikan penjelasannya ya pak. terima kasih sebelumnya pak.

  222. Walaukumussalam Sdr. Wibi. Fungsi slum adalah untuk kemudahan pelaksanaan pekerjaan (workabilitas). Untuk area yang sempit, seperti pengecoran lisplank, balok latei dan kolom praktis, agar pengecoran beton tidak kropos memerlukan slump yang tinggi bisa mencapai 14. Demikian juga untuk pekerjaan pengecoran dengan tremi, agar coran bisa mengalir dengan baik dalam tremi, minimum menggunakan slump 16-18. Sedangkan untuk pengecoran area yang lapang, seperti pelat lantai, pile cap dsb, boleh-boleh saja menggunakan slump yang kecil 12.

  223. Assalamualaikum Pak Rony, menurut Bapak PCC (Portlant Composit Cement) seberapa layak untuk campuran beton kwalitas tinggi ? Apakah ada saran untuk K450 pakai semen PCC berapa banyak dalam perkubiknya.
    Terimakasih banyak untuk bantuanya.

  224. Walaikumussalam Sdr. Rianto. Dari Hasil Kuat tekan yang dicapai terbukti bahwa Semen jenis PCC juga dapat dipakai untuk beton mutu tinggi dengan hasil yang menyamai kualitas Semen PC Type I. Aplikasi dari pemakaian ke proyek sudah dilakukan pada proyek yang besar seperti fly over di kelok sembilan yang memakai Semen Padang jenis PCC untuk struktur penyangga (kolom) dan ini adalah proyek jalan layang yang tinggi kolomnya sampai 60-80 meter. Suatu konstruksi jalan yang cukup tinggi. Tidak ada keraguan lagi untuk memakai Semen Tipe PCC setara.

  225. salam kenal pa. saya orang awam tentang beton mau tanya saya mau buat kubus beton 1 x 1 x 1 meter untuk pondasi buat tongkang, untuk 1 kubus beton yang saya buat biar bisa mampu menahan beban 15 ton harus di tambah tulangan besi atau tidak. terus beton yang mutu berapa yang saya pakai

  226. Sdr. Surya. Saya tidak tahu bagaimana beban tongkang itu bekerja pada kubus 1 x 1 x 1 m, masalah 15 ton termasuk beban yang relatif kecil buat kubus sebesar itu, pasang saja tulangan praktis 1 % luas penampang sudah cukup. Yang menjadi persoalan kubus yang Anda buat itu duduknya dimana? apakah kedududkan itu kuat?

  227. Salam kenal pak, apa pak roni jg ngajar di uir?pak, kapan cbr itu dilakukan dan apa saja manfaatnya? apa beda dgn sondir?
    dr. meizar (alumni unri)

  228. Salam kembali Pak Meizar. Benar saya ngajar di UIR (Universitas Islam Riau). Uji CBR pada umumnya dilakukan pada saat penimbunan Subgrade (tanah dasar) badan jalan dan lapisan perkerasan base, tujuannya adalah untuk mengetahui nilai CBRnya. Sedangkan Uji Sondir pada umumnya dilakukan pada bangunan gedung dan jembatan, tujuannya adalah untuk mengetahui nilai qc nya, agar dapat menentukan jenis dan dimensi pondasi bangunan-bangunan ini. Jawaban selengkapnya Insya Allah akan dimuat di Harian Metro Riau pada Rubrik Keamanan Konstruksi pada hari ahad tanggal 27 April 2014.

  229. Stenly Manengkey

    Selamat siang Pak Rony,
    Karena saya orang awam tapi saya sering bekerja berhubungan dengan pekerjaan sipil, Saya mau bertanya apa singkatan dari ‘fc’ dan ‘MPa’ ?
    Terima kasih pak Rony

    Wassalam,
    Stenly M
    stenlymanengkey@yahoo.com

  230. Sdr Stenly Manengkey. Mutu beton K adalah kuat tekan karakteristik beton kg/cm2 dengan benda uji kubus sisi 15 cm.
    Mutu beton fc adalah kuat tekan beton dalam Mpa (mega pascal) yang disyaratkan dengan benda uji silinder 15 cm dengan tinggi 30 cm.

  231. Penjelasan dan sharing ilmu yg sangat bermanfaat. Trim pak. Saya suka ulasan bapak.

  232. Jasa Desain Bangunan Profesional ( Mencakup Gambar Kerja 2D+3D+RAB ) jasa mulai 20.000-30.000 / m2 dan Pelaksanaan Fisik . Meliputi Perumahan (berkelas Internasional maupun Nasional) Rumah Pribadi , Toko , Ruko , Gedung Kantor , Sekolahan , Hotel , dan Banguanan Lainnya . Soal Desain Banguan Saya ahlinya , Sudah terbukti dari banyak desain saya yang sudah terbeli oleh Salah satu PENGEMBANG TERBESAR DI INDONESIA .Untuk mengetahui lebih Lanjut Lihat hasil desain di Blog saya di http://www.DR Arch Desain Bangunan.blogspot.com / telp.0823 3245 9942 Pin 7DF87A5C…..Saya Tinggal di Kota Bojonegoro ( bila ada kerjasama kirim lewat POS saja ) kalau jarak tempat tinggal terlalu jauh

  233. assalamualaikum pak master sya org yg belum tau apa2 tapi sya pngen tau segala sesuatu yg bermanfaat, mohon bantuannya, nilai koefisien untuk pekerjaan beton k250, k175 dan k125 berbeda atau sama saja dan berapa koefisiennya, mohon jawabannya master, terima kasih..

  234. Walaikumussalam Sdr. Rahman, bila yang Anda maksud adalah koefisien konversi memang berbeda-beda tergantung mutu beton, tetapi secara umum boleh digunakan angka 0,83

  235. Asalamu’alaikum wr.wb….
    sebelumnya salam kenal..
    Maaf pak mau tanya,kalo kerikil termasuk jenis agregat kasar atau bukan,ya,terima kasih atas jawabannya.

  236. Walaikumussalam Sdr. Tony. Krikil, batu pecah (BPC) dengan ukuran maksimum 34 mm termasuk agregat kasar.

  237. pagi pak rony,

    mungkin sangat memalukan, lulusan teknik bangunan tidak mengetahuinya.. saya ingin menanyakan pak..bagaimana caranya menentukan mutu K berapa yang cocok untuk pengerjaan cor2an, misal bangunan rumah tinggal, bangunan 10 lantai dan lain2nya, apa ada standartnya, K-100 hanya untuk lean concreta saja atau K.125 hanya untuk plat lantai atau sebagainya.. mohon infonya bpk??

    sebagai konsultan, saya harus membuat perencanaan. mohon infonya pak.

    mohon di emailkan kepada saya shaumizamzami@gmail.com

  238. assalamu’alaikum pak.. saya mau tanya..

    1. untuk peraturan baru sekarang, ketentuan untuk pengujian slump harus dilakukan setiap berapa meter kubik pak.?
    2. jika pengecoran kolom sudah dilakukan dan sudah kering, ternyata baru diketahui kalau ada satu kolom yang tidak berada di as nya pak (bukan miring), untuk mengatasi masalah hal tersebut bgaimana pak.? (seumpamanya kejadiannya ada seperti itu pak) jdi solusi nya bgaimana pak.?

    terima kasih pak…

  239. Sdr Shaumi Zamzami. Pertanyaan Anda cukup menarik. Sekali. Seorang perencana dalam menentukan mutu beton yang akan digunakan harus berdasarkan pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut: Pertimbangan ekonomis, mutu beton mana yang lebih menguntungkan bila digunakan, karena mtu beton ada korelasinya dengan jumlah tulangan yang digunakan pada kompoenen struktur tekan (elemen-elemen struktur tekan); Pertimbangan ketersediaan material di daerah tersebut, untuk mencapai mutu beton yang tinggi, apakah agregat yang digunakan juga mendukung? Pertimbangan Estetika, bila kolom yang direncanakan oleh arsitek langsing-langsing, tentu harus menggunakan mutu beton yang tinggi bukan?
    Bila bangunan yang dimau dibangunan itu hight rise building, sudah barang tentu yang menggunakan beton mutu tinggi, misalnya gedung 10 lantai, minimal dengan mutu beton K-300. Sedangkan untuk gedung yang tidak bertingkat tinggi bisa saja menggunakan mutu beton K-225, dengan catatan mutu beton minimum yang boleh digunakan adalah k-175 atau 15 MPa. Di bawah K-175 hanya boleh digunakan untuk bagian yang non struktural misalnya K-125 dan K-100 yang Anda katakan tadi. Kecuali Plat lantai dasar yang langsung terletak di atas tanah keras, pelat lantai lainnya adalah elemen struktural.

  240. P. Rony , Apabila kita mengecor lantai dak ruko dengan Mutu K250 karena benda uji tidak ada dan mereka mau buktikan dengan pakai Hammer test {umur 28 hari} , apa yg harus kita cermati di lapangan agar yakin dengan hasil tsb, mohon pencerahan ty

  241. Menurut SNI yang terbaru, hammer test tidak lagi digunakan untuk menentukan mutu beton, tetapi lebih pada untuk mengetahui keseragaman beton. Bila tetap hendak menggunakan hammer test, karena hammer test hanya dapat mengetahui kuat tekan permukaan beton. Perhatikan agar jangan sampai tertembak besi begelnya atau krikil yang ada pada beton, bacaan akan menjadi sangat besar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s